Saturday, October 29, 2011

Cek Loading Blog (Apakah blog anda termasuk LOLA?)

Untuk pengetesan tampilan ada beberapa website yang menyediakan layanan tersebut secara gratis, diantaranya :

1. Untuk mengecek tampilan blog salah satunya Browsershots (http://browsershots.org/) Layanan yang disediakan adalah memberikan fasilitas screenshot website dalam web browser yang berbeda. Sehingga kita akan tahu bila dari informasi pengunjung blog kita lebih banyak menggunakan Mozilla Firefox (seperti blog ini) maka kita fokus pada web browser dan juga web browser lainnya yang mayoritas dipakai pengunjung blog kita. Karena di Browsershots terdapat pengecekan dari berbagai web browser yang ada (bahkan saya baru tahu ada beberapa nama web browser belum begitu saya kenal) maka kita dapat memberikan keterangan di blog kita bahwasanya weblog ini lebih cepat diakses oleh salah satu dari web browser.

2. Untuk mengecek loading blog bisa menggunakan Pingdom (http://tools.pingdom.com) yang secara gratis memberikan fasilitas pengecekan loading. Caranya sangat mudah, tinggal memasukkan URL weblog dan setelah diproses akan ditampilkan waktu loading setiap file (HTML, CSS, gambar, JavaScript, flash dan lainnya) dengan ukurannya. Sehingga kita mengetahui apa saja yang memberatkan loading blog kita.

3. Ada pula yang lainnya yaitu Website Optimization (http://www.websiteoptimization.com/services/analyze) yang juga memberikan layanan untuk mengetes kecepatan loading website. Bedanya informasi yang ditampilkan meliputi ukuran file, total objek, komposisi dan waktu download. Dan juga ditampilkan juga analisis dan rekomendasi untuk mengoptimalkan weblog kita.

 cre : http://muba-rock.blogspot.com
Reshared by http://amalialuphonewkey.blogspot.com/
READ MORE - Cek Loading Blog (Apakah blog anda termasuk LOLA?)

SHINee akan Tampil di ‘London Korean Film Festival’ Tanggal 3 November




SHINee dijadwalkan akan mengunjungi London lagi karena diundang untuk menghadiri festival film di London, bulan November mendatang. Pada tanggal 25 Oktober, website resmi untuk event tahunan, London Korean Film Festival, mengkonfirmasi bahwa SHINee akan tampil sebagai pembuka pertunjukan meriah tersebut.
Sementara itu, di halaman Facebook London Korean Film Festival, mereka juga mengungkap detail pertunjukan dengan mengumumkan,
2011 London Korean Film Festival Opening Gala Concert: SHINee in London. Untuk membuka ‘London Korean Film Festival 2011′, merupakan suatu kebanggaan bagi kami untuk mengumumkan bahwa sensasi pop Korea, SHINee, akan tampil di konser K-pop pertama di siang hari tanggal 3 November 2011 bertempat di Odeon West End.”
Tiket dijual seharga £20 dan £30, dikatakan akan dirilis melalui website Odeon.
Festival film ini akan digelar di hari yang sama dengan penayangan film pembuka “Arrow The Ultimate Weapon” dan diakhiri dengan aksi film “The Unjust.”
Ini bukan pertama kalinya SHINee tampil di event London. Sebelumnya mereka telah menggelar pertunjukan untuk debut Jepang mereka di Abbey Road Studio, Juni lalu.

Source: 10Asiae and London Korean Film Festival Facebook
credit : koreaboo
indo trans : kikawaiii @yeppopo
ke London yuk.. ngesot tapi?? :P

Reshared by http://amalialuphonewkey.blogspot.com/
READ MORE - SHINee akan Tampil di ‘London Korean Film Festival’ Tanggal 3 November

Adegan Mesra MinHo SHINee dan Goo Eun Ae Dalam Iklan Menarik Perhatian

Sebelumnya tarik napas dulu ya para Flames .... :p



SHINee  Min Ho dan model Goo Eun Ae, yang adalah pacarnya aktor Ha Jung Woo,  baru2 ini syuting sebuah iklan bersama.
Pada 27 Oktober, fansite SHINee merilis potongan2 dari sebuah iklan TV untuk situs  shopping mall  Auction. Di dalam gambar terlihat Min Ho dan Goo Eun Ae menatap satu sama lain dengan  penuh gairah
Min Ho menarik fans dengan image cutenya tapi di dalam iklan dia terlihat manly. Min Ho memakai makeup smokey yang berat dan menunjukkan pesona2 yang kuat.  Meskipun  Goo Eun Ae memakai kemeja longgar, figur glamornya mengumpulkan banyak perhatian.
Orang merespon:
“Ha Jung Wo akan cemburu.”
“Goo Eun Ae benar2 memiliki figur yang bagus .”
“Min Ho terlihat hebat.”
Iklan Min Ho dan Goo Eun Ae akan disiarkan pada bulan November.

Source: TV Report
credit: Korea.com
Indo Trans: Yeppopo

Gmn menurut kalian ?
Reshared by http://amalialuphonewkey.blogspot.com/
READ MORE - Adegan Mesra MinHo SHINee dan Goo Eun Ae Dalam Iklan Menarik Perhatian

[PIC] SHINee for Maypole’s ‘Fall/Winter 2011 Collection’ HQ!



SHINee menjadi model terbaru untuk brand busana fashion Maypole. Mereka baru2 ini merilis beberapa foto fun untuk Fall/Winter 2011 Collection.
Melihat senyum2 cerah mereka dalam baju musim dingin yang nyaman membuat kita ingin melompat juga bersama mereka! Konsep foto ini adalah kebahagiaan, kegembiraan, dan keceriaan yang terlihat dari usaha mereka untuk melompat dan saling menggoda satu sama lain. Sangat bagus!
Cek foto2nya berikut ini!
*ALERT : cuteness overload!!* ^o^



  • Couple Shoots



  • Solo Shoots







source : Maypole
credit : ningin.com
indo trans : kikawaiii @yeppopo

Hayo dipilih-dipilih :)
Reshared by http://amalialuphonewkey.blogspot.com/
READ MORE - [PIC] SHINee for Maypole’s ‘Fall/Winter 2011 Collection’ HQ!

SHINee Di Konfirmasi Untuk Menjadi Wajah Selanjutnya Dari ‘Etude House’

 

Grup idola SHINee terpilih menjadi wajah selanjutnya dari brand make up Korea  Etude House.

Pada 25 Oktober,  Etude House tweeted, ”Bling bling Etude dan shining SHINee bertemu! Mohon antisipasi Etude, yang sekarang akan bekerjasama dengan  SHINee!

Tersenyum dengan ceria dalam pakaian berwarna partel, mereka menghidupkan slogan brand “Ingin menjadi manis?”. Banyak yang bertanya2 apakan SHINee akan menggantikan atau mengiklankan bersama model Etude House saat ini Sandara Park 2NE1

Fans berkomentar, “Wow~ SHINee!!! Benar2  bling bling~~~” “SHINee terlihat cocok! APakah ada sebuah kesempatan mereka akan syuting iklan dengan  Dara?” and “Saya ingin mengambil poster mereka di toko +.+

Source: Etude House’s Twitter
credit: Allkpop
Indo Trans: Yeppopo

Cocok banget mereka untuk ini :)
Reshared by http://amalialuphonewkey.blogspot.com/
READ MORE - SHINee Di Konfirmasi Untuk Menjadi Wajah Selanjutnya Dari ‘Etude House’

Bagaimana Cara Selebritis Menyembunyikan Wajah Tanpa Make-up Mereka?


 

Apa rahasia dari fashion pagi selebritis di bandara?
Fashion bandara selalu menjadi sebuah bagian penting dari image selebritis. Ketika artis tiba di bandara, mereka menunjukkan diri mereka di hadapan kerumunan fans. Karena fans berada dalam jarak sangat dekat, sangat penting bagi para artis untuk menjaga image mereka tetap dalam kondisi prima. Biasanya, selebritis akan tampil dengan sedikit atau bahkan tanpa make-up, beberapa di antaranya bahkan pergi memakai celana olahraga.
Pada tanggal 12 Oktober, sejumlah grup populer tiba di Bandara Incheon. SHINee, Beast, dan 4minutes kembali dari New York Korean Festival. Mereka tiba di bandara pukul 3.30 dini hari. Karena waktu sangat larut, kebanyakan dari mereka tiba dengan penampilan alami.
Meski begitu, pukul 3.30 dini hari tidak menghentikan fans datang. Untuk menyembunyikan wajah2 mereka yang tanpa make-up, para artis menggunakan beragam cara, mulai dari kacamata hingga masker.
Kacamata selalu menjadi barang siap bawa untuk selebritis, karena kacamata menutupi mata mereka dengan tetap memberikan penampilan fashionable. Penampilan2 seperti ini sangat populer di kalangan member2 idol.
Key dan Minho SHINee memilih kacamata untuk penampilan mereka. Key punya sebuah kacamata berbentuk unik, yang menjadi bonus gaya, dan Minho memakai sebuah gaya Boewing hitam.
Nam Ji Jyun 4Minutes menutupi sebagian besar wajahnya dengan sepasang kacamata juga. Dia bisa menyembunyikan lingkaran hitam matanya karena jadwal padat dan gaya hidup sibuk. Kwon Sohyun memakai sepasang kacamata hitam berukuran besar yang sempurna untuk menutupi wajah kecilnya.
Menundukkan kepala dan menutupi wajah dengan telapak tangan adalah cara lain yang beberapa selebritis gunakan. 4Minutes mewakili cara ini di bandara.
HyunA adalah salah satu artis yang sering memakai cara ini. Segera setelah turun dari pesawat, dia menangkupkan telapak tangannya menutupi bagian bawah wajah serta menundukkan kepala sangat rendah. Menundukkan kepala dari satu sudut pandang memberi efek dua kali lipat untuk cara ini.
Huh Ga Yoon juga menutupi wajahnya dengan tangan. Karena bisa berjalan cepat, dia juga bisa menghindari jepretan lensa kamera.
Seandainya kalian jadi selebritis tanpa make-up, apa yang akan kalian lakukan??

Credit: sherryxkim @ soompi via dkpopnews
indo trans : kikawaiii @yeppopo
Reshared by http://amalialuphonewkey.blogspot.com/
READ MORE - Bagaimana Cara Selebritis Menyembunyikan Wajah Tanpa Make-up Mereka?

Cara Membuat Judul di Tittle Bar Bergerak

Hai Hai para readers . MySpace
Mau tau kan gimana cara bikin judul di tittle bar bisa bergerak .
MySpace Yuk . . Cekidott ..
Langsung aja ikutin langkah langkah berikut :

1. Login ke http://blogger.com hingga masuk Dashboard >> Design >> Page Elements >> Add a Gadget >> HTML/JavaScript.

2. Kamu bisa kosongkan tittle nya lalu copy paste kode ini ke content di HTML/JavaScript kamu .
<script>
function tb8_makeArray(n){
this.length = n;
return this.length;
}

tb8_messages = new tb8_makeArray(3);
tb8_messages[0] = "tulis sembarang";
tb8_messages[1] = "tulis sembarang";
tb8_messages[2] = "tulis sembarang";
tb8_rptType = 'infinite';
tb8_rptNbr = 5;
tb8_speed = 100;
tb8_delay = 2000;
var tb8_counter=1;
var tb8_currMsg=0;
var tb8_tekst ="";
var tb8_i=0;
var tb8_TID = null;
function tb8_pisi(){
tb8_tekst = tb8_tekst + tb8_messages[tb8_currMsg].substring(tb8_i, tb8_i+1);
document.title = tb8_tekst;
tb8_sp=tb8_speed;
tb8_i++;
if (tb8_i==tb8_messages[tb8_currMsg].length){
tb8_currMsg++; tb8_i=0; tb8_tekst="";tb8_sp=tb8_delay;
}
if (tb8_currMsg == tb8_messages.length){
if ((tb8_rptType == 'finite') && (tb8_counter==tb8_rptNbr)){
clearTimeout(tb8_TID);
return;
}
tb8_counter++;
tb8_currMsg = 0;
}
tb8_TID = setTimeout("tb8_pisi()", tb8_sp);
}
tb8_pisi()
</script>

3. Kalau sudah , klik "save" dan lihat hasilnya .
NB : tulisan "tulis sembarang" bisa kamu ganti terserah kamu.
cre : http://mis-fil.blogspot.com
Reshared by http://amalialuphonewkey.blogspot.com/
READ MORE - Cara Membuat Judul di Tittle Bar Bergerak

Cara Membuat Cursor Bertabur Bintang

Hi all . MySpace
Aku mau kasih tau tips simple nih biar blog kamu tambah keren .
Yaitu , cara membuat cursor bertabur bintang. Cursor yang bertabur bintang adalah salah satu cara untuk mempercantik tampilan blog, karena saat cursor di geser kursor tersebut akan mengeluarkan bintang - bintang .

Nah , silakan ikuti langkah langkah ini bila kamu berminat :

1. Login ke blogger.

2. Klik Tata Letak.

3. Klik Tambah Gadget.

4. Pilih HTML / javascript.


5. Pilih lalu copy dan paste kode di bawah ini ke dalam kotak HTML / javascript tadi.

Bintang Biru


<script src="http://denisahlan.netau.net/bintang.biru.js" type="text/javascript"></script>


Bintang Hijau
 
<script src="http://denisahlan.netau.net/bintang.hijau.js" type="text/javascript"></script>


Bintang Merah

 
<script src="http://denisahlan.netau.net/bintang.merah.js" type="text/javascript"></script>

Bintang Putih

 
<script src="http://denisahlan.netau.net/bintang.putih.js" type="text/javascript"></script>

Bintang Ungu

 
<script src="http://denisahlan.netau.net/bintang.ungu.js" type="text/javascript"></script>

6. Kalau sudah selesai, jangan lupa klik SIMPAN.

7. Selanjutnya, silakan kamu lihat sendiri deh hasilnya.


*sumber : blog ini
Reshared by http://amalialuphonewkey.blogspot.com/
Yasudah ya..
Bye bye all readers MySpace 

Maaf ya klo misalkan ga muncul, mungkin g bsa krena blogspot mengalami perbaharuan... *bow 
READ MORE - Cara Membuat Cursor Bertabur Bintang

Cara Membuat Efek Spin Opening Window

Saat kamu membuka halaman ini tiba-tiba saja "Jendela Browser" kamu mengecil dan berputar-putar mengelilingi pinggiran layar, lalu membesar dan memenuhi layar kembali. Sebenarnya apa yang terjadi? Apa komputermu rusak? Tenang aja komputermu gak rusak kok, ini memang efek yang terjadi jika kamu membuka halaman ini, coba deh kamu reload lagi halaman ini, maka akan terjadi hal yang sama. Kalau mau blog kamu menjadi seperti ini tinggal ikuti saja cara-cara di bawah ini:

Langkah 1 . .
-> Login ke Blogger, lalu pada halaman Dashboard, masuk ke menu Layout/ Tata Letak, lalu pilih Edit HTML
-> Jangan lupa Download Template Lengkap untuk berjaga-jaga apabila terjadi hal yang tidak diinginkan
-> Cari kode <head>*bisa kamu cari dengan menggunakan F3*
-> Lalu pastekan kode dibawah ini :



<script type='text/javascript'>

/* Edited By : Yudhaime on 07th October 2009 */
/* For support and information please e-mail to : shinigamikyou13@gmail.com */

//<![CDATA[
scrW=screen.availWidth
scrH=screen.availHeight
window.resizeTo(10,10)
window.focus()
for(a=0;a<80;a++){
window.moveTo(0,0)
window.resizeTo(0,scrH*a/80)
}
window.resizeTo(0,0)
for(b=0;b<80;b++){
window.moveTo(0,scrH/1)
window.resizeTo(scrW*b/80,0)
}
for(c=0;c<80;c++){
window.moveTo(scrW/1,scrH/1)
window.resizeTo(0,scrH*c/80)
}
for(d=0;d<80;d++){
window.moveTo(scrW/1,0)
window.resizeTo(scrW*d/80,0)
}
for(e=0;e<80;e++){
window.resizeTo(scrW*e/80,scrH*e/80)
}
window.moveTo(0,0)
window.resizeTo(scrW,scrH)
//]]>
</script>




Langkah 2 . .
-> Pergi ke Halaman Elemen Laman
-> Lalu klik Add Gadget/Tambah Gadget

-> Pastekan kode di atas tadi

-> Lalu simpan

-> Selesai

MySpace Sekarang coba di test buka blogmu dan lihat hasilnya . .



http://mis-fil.blogspot.com
Reshared by http://amalialuphonewkey.blogspot.com/ 
READ MORE - Cara Membuat Efek Spin Opening Window

Cara Membuat Blog Anda Menjadi Terkenal

MySpace all .
To the point aja ya . . .
Ada ratusan atau ribuan blog yang dibuat tiap harinya, jutaan blog juga sudah ada. Lalu bagaimana cara mempopulerkan blog kita ? Ada beberapa tips yang bisa digunakan membuat blog kita menjadi terkenal. (Sumber: tabloid genie dan blog ini)

1. Daftarkan ke Google. Karena tak dapat dipungkiri kalau Google adalah “master dari internet”.

2. Daftarkan ke blog directory. Blog Directory adalah situs yang secara otomatis akan mengirimkan data blog dan posting-posting anda ke berbagai search engine.


3. Blog Walking. Berkunjung ke blog orang lain, kasih komentar di buku tamu atau tag board mereka. Jangan lupa tinggalkan jejak yang baik, catatkan nama blog anda pada komentar anda.

4. Tukar Link. Jika ada teman atau kenalan yang mempunyai blog, ajak dia untuk bertukar link atau alamat blog. Link URL anda di blog dia, dan jangan lupa juga memasukkan link blog teman anda di blog anda. Di dalam dunia blog ini disebut dengan BlogRoll.

5. Posting. Lakukan aktivitas posting teratur, lebih baik tiap hari ada posting. Karena akan membuat pembaca blog anda selalu mencari postingan terbaru.

6. Cantumkan alamat blog anda di signature e-mail. Ini cara otomatis agar anda tidak menuliskan alamat blog anda ke setiap orang, cukup sekali atur. Nama blog anda akan terkirim kemana-mana.

7. Kirim e-mail tentang postingan terbaru ke teman-teman anda. Anggap saja ini promosi agar orang datang ke blog anda, kirim e-mail ke beberapa blogger lain.


MySpace Selamat mencoba ya . . . dan semoga berhasil ! Good luck !

Reshared by http://amalialuphonewkey.blogspot.com/ 
READ MORE - Cara Membuat Blog Anda Menjadi Terkenal

Thursday, October 27, 2011

FF - Something//SHINee-Super Junior II

oleh MutiaMia Andara
TITLE                  : Something
MAIN CAST         : Key (SHINee) as Kim Kibum
                             Kyuhyun ( Super Junior ) as Cho Kyuhyun
                             Minho ( SHINee ) as Choi Minho
                             Shin Neul Yong (OC’s)
OTHER CAST       : Temukan sendiri dalam FF
LENGTH                : CHAPTERED
GENRE                  : Family, Friendship, Romance
RATING               : PG +16
AUTHOR              : MutiaMia Andara (#OnDuMi(FF)#)
DISCLAIMER       : Semua cast punya orang tuanya masing2 kecuali Shin Neul Yong dan Ontehr Cast nanti nya..
I hate SIDERS and don't be PLAGIATOR
PREVIOUS
             Neul Yong merasa tidak nyaman. Dan ia merasa orang itu mendekat kearahnya. Neul Yong bergeser menjauh. Namun semakin menjauh, orang itu semakin mendekatinya. Neul Yong berlari dan ternyata orang itu mengejarnya. Neul Yong panik. ‘ Astaga. Ya tuhan tolong aku.’

            Dalam keadaan panik dan masih berlari, Neul Yong mengambil ponselnya dan segera menelfon siapapun yang ada dideret no 1 dial CALL nya. Menempelkan ponsel itu ketelinganya. Nada sambung terdengar.

            “ Ayo, cepat angkat ! ” Neul Yong masih berlari dan sempat menoleh kebelakang. Orang tersebut semakin mendekat. Neul Yong semakin mempercepat larinya. Setelah menunggu lama, akhirnya telfon tersambung, “ Yeoboseyo ? ” terdengar suara dari seberang telfon.

            Neul Yong bernafas lega. Belum sempat menjawab, tiba-tiba...

 “ KYAAAAAAAAAAAA !!! ”
NEXT CHAPTER
        Orang itu sudah berada persis didepan Neul Yong. Membuat Neul Yong berhenti dan berteriak. Matanya membelalak melihat orang itu. Neul Yong melangkah mundur, dan kemudian ia mulai berlari lagi. Neul Yong semakin panik. Orang itu masih mengejarnya.

            Masih dengan ponsel menempel ditelinganya, “ Yeoboseyo ? Yeoboseyo ? YEOBOSEYO ?! “ Neul Yong terlihat Emosi. “ Tolong ! siapapun yang ada disana, Tolong Aku. ” Neul Yong sudah hampir menangis. Tanpa disadari, Neul Yong memasuki gang  yang sempit dan gelap. Tanpa ada pencahayaan disana.

            Neul Yong menoleh kebelakang dan dilihat orang itu masih saja mengejarnya. Masker yang menutupi mulutnya itu sudah terbuka dan terlihat seringaian menyeramkan dari bibir itu. Neul Yong semakin ketakutan. “ Tolong aku ! Siapapun yang ada diseberang telfon tolong aku ! Aku ada di gang no 2 dari Lotte Mart. Tolong ! TOLONG !” Neul Yong memperkeras suaranya.

            Ia semakin berlari dengan kencang walaupun nafas nya sudah tercekat. Paru-parunya begitu sakit seakan memaksa oksigen untuk masuk lebih banyak kedalamnya. “ Astaga ! ” Neul Yong mengehentikan larinya karena yang terlihat adalah jalan buntu. Tanpa ada satu jalanpun. Ia terjebak.

            Neul Yong membalikkan badannya dan dilihatnya orang itu juga berhenti. Orang itu tidak terlihat kelelahan walaupun sudah berlari. Orang itu menatap Neul Yong sinis. ‘ Aku tidak kenal orang ini. Siapa dia ? Mau apa ? ’ Batin Neul Yong.
          Neul Yong berjalan mundur. Bermaksud untuk menghindar dari orang yang sedang ada didepannya ini. Tubuhnya menempel ke tembok yang ada dibelakangnya. “ KAU SIAPA ? APA YANG MAU KAU LAKUKAN ? ” Teriak Neul Yong. Orang itu menyeringai. “ Aku ? Aku hanya ingin sedikit bermain-main dengan kau, gadis cantik. ” Kata orang itu yang ternyata seorang namja.

            Namja itu semakin mendekat kearahnya. Neul Yong terduduk. Air mata sudah mengalir deras di pipinya yang putih itu. Neul Yong menutupi kepala dengan kedua tanganya. Menutup mata. Berharap mendapat ampunan dari orang itu.

            Namun tiba-tiba terdengar hantaman yang sangat keras. Neul Yong membuka matanya dan dilihat namja itu jatuh tersungkur. Terlihat seorang namja dengan wajah samar-samar terkena cahaya lampu. Neul Yong tidak bisa melihatnya dengan jelas karena pandangannya kabur oleh air mata.

            “ Mau apa kau dengannya ? ” Suara yang familiar terdengar. Neul Yong pernah mendengar suara ini.

            “ Ak..aku..aku tidak bermaksud apa-apa. Aku hanya..” ucap namja itu terbata-bata.

            “ Hanya apa ? ” Tantang namja itu.

            “ Ah.. Ani..” Dilihatnya lelaki itu berdiri dan segera kabur. Namja itu menatap sinis lelaki itu. Setelah melihat lelaki itu berjalan cukup jauh, namja itu mengampiri Neul Yong yang terdiam. Suara isakan masih terdengar sekali.

            Namja itu menyamakan tubuhnya denga Neul Yong kemudian mengangkat wajah Neul Yong yang tertunduk. “ Nan gwenchana ? ” Tanya namja itu halus. Ia memegang kedua pipi Neul Yong dan menghapus air matanya.

            “ Minho-ssi ? ” Ucap Neul Yong disela isak tangisnya.

            Minho tersenyum, “Gwenchana ? ” Ulangnya lagi. Dilihatnya Neul Yong mengangguk. Minho terlihat lega. “ Ayo kita pulang. ” Ajak Minho. Ia membantu Neul Yong berdiri, merangkulnya lalu membawanya pergi dari tempat itu.

****

            Di mobil Neul Yong tertidur pulas. Minho tidak tega membangunkannya. Padahal sudah dari tadi mereka sampai didepan rumah Neul Yong. Menatapi wajah yeoja itu yang begitu tenangnya tertidur setelah kejadian mengerikan yang baru saja di alaminya tadi. Minho bernafas lega. ‘ Untung saja tidak terjadi apa-apa padanya. ’

            Neul Yong bergumam tidak jelas. Minho tersenyum melihatnya.’ Lebih baik aku angkat dia kerumah. ’ Kemudian Minho membuka pintu mobilnya, berjalan perlahan memutari mobilnya. Membuka Pintu sebelah Neul Yong. Mengangkatnya perlahan dengan gaya Bridal Style.
         
            Neul Yong terkulai lemas di dada bidang Minho. Sampai tepat di pintu masuk, Minho menekan bel. Terdengar derap langkah kaki menuruni tangga. Pintu itu terbuka dan dilihatnya Kibum dengan wajah cemasnya itu.

            “ Minho ? ” Kibum terlihat heran. “ Kenapa kau…” Sebelum kalimatnya selesai, Kibum menyadari apa yang sedari tadi ada dihadapannya. “ Neul Yong ? ” Kibum membelalakkan matanya yang sipit(?) itu.

            “ Astaga ! Ayo bawa dia masuk. ” Kibum memperlebar pintu masuk dan membiarkan Minho berjalan melewatinya. Kibum menutup pintu dan berkata, “ Bawa dia langsung ke kamarnya. ”

            Kibum berjalan melawati Minho, menunjukkan kamar Neul Yong dilantai dua. Kibum membuka pintu kamar dan Minho kemudian meletakkan perlahan Neul Yong diranjangnya. Menyelimutinya sampai ke batas dagu. Lalu Minho dan Kibum meninggalkan Neul Yong sendirian.

            “ Kenapa Neul Yong bisa bersamamu ? ” Tanya Kibum yang berjalan persis dibelakang Minho. Mereka mulai menuruni tangga dan berjalan ke ruang tamu. Belum ada jawaban yang keluar dari mulut Minho. Ia masih terdiam dan kemudian merebahkan tubuhnya yang besar itu ke sofa.

            “ Ia hampir saja di lecehkan oleh namja breng*** itu.” Jawab Minho.

            “ Mwo ? dilecehkan ? ” tanya Kibum tidak percaya.

            Minho mengangguk pelan. “ Jangan sampai kau menanyakan kejadian itu lagi padanya. Aku takut dia jadi syok.”

            Kibum terdiam. Bagaimana bisa ia membuat adiknya hampir mengalami kejadian seperti itu ?

            Minho kemudian bertanya, “ Hyong mu ada dimana ? ”

            “ Kyuhyun Hyong maksudmu ? Dia sedang pergi mencari Neul Yong. Lebih baik aku telfon dia sekarang. ” Kibum mengambil ponsel disaku celana piamanya. Belum saja ia menekan tombol CALL, pintu rumah terbuka. Terdengar langkah kaki perlahan.

            “ Hyong ! ” Panggil Kibum. Kyuhyun segera menghampiri Kibum. Wajahnya terlihat pucat dan cemas. “ Kau sudah menemukan Neul Yong ? ” Tanyanya.

            Kibum mengangguk, “ Ia sudah ada dikamarnya Hyong. Tertidur.

            “ Jeongmal ? ”

            “ Ne. Minho yang menemukannya. “

            Tatapan Kyuhyun langsung berpaling kearah Minho yang sedang duduk disofa. ‘ kenapa harus dia ? ’ Batin Kyuhyun.

            “ Katanya Neul Yong hampir saja dilecehkan seorang namja yang gak dikenal.” Ucap Kibum. Kyuhyun langsung berlari ke lantai dua. Ke kamar Neul Yong.

            Kyuhyun membuka dengan perlahan pintu kamar Neul Yong. Dilihatnya Neul Yong tertidur pulas. Kyuhyun berjalan perlahan mendekatinya lalu duduk ditepi ranjang. Melihat wajah yang tenang itu sedang tertidur membuat dirinya merasa lega.

            Dengan perlahan tangan besar itu mengarah ke pipi lembut Neul Yong. Mengelusnya perlahan, “ Neul Yong-ah.. Kau jangan pernah membuat diriku khawatir lagi ya. Aku sangat takut terjadi apa-apa padamu. Aku berjanji, akan selalu menjagamu. Dan tidak akan melihatmu menangis lagi.”Kyuhyun kemudian mengecup pelan kening Neul Yong sebelum akhirnya beranjak pergi.

****

            Matahari sudah berada disinggasananya lagi. Neul Yong membuka matanya perlahan. Bangun dari tidurnya. Sebelah tangannya menutup kedua matanya. Menghindari sinar matahari yang menyorot tajam lewat jendela kamarnya itu.

            “ Jam berapa sekarang ?” Neul Yong melihat kearah jam dindingnya itu. Matanya terbelalak. “ MWO ? Jam 9 ? ” Neul segera berdiri, membuka matanya dan berlari.

            “ OPPAAA ! ” Teriak Neul Yong sambil menuruni tangga. Tidak ada orang yang menyahut. Neul Yong melihat ke ruang tamu namun kosong. Lalu melihat ke dapur, juga kosong. Ia berlari ke arah garasi, semua motor sudah tidak ada.

            “ Aiish.. Kenapa tidak ada yang membangunkanku ? Aku jadi gak sekolah kan ?! ” Neul Yong menghentakkan kakinya dengan kesal. Neul Yong berjalan masuk lagi dengan emosi yang sudah diubun-ubun.

            ‘KRUYUUUUK’

            Neul Yong terdiam. Dengan refleks ia memegang perutnya itu. “ Lapar.” Katanya.

            Berjalan perlahan kedapur. Kemudian membuka tudung saji(?) yang ada dimeja makan. Matanya berbinar-binar. Rasa marah yang tadi menggerogoti dirinya hilang begitu saja melihat makanan yang sudah tersaji disana. “ Oppa-oppa ku ini ternyata baik juga. Walaupun sudah  membuatku kesal.” Neul Yong duduk dan kemudian makan dengan lahap.

****

         
              “ Aish.. bosaaaaaan. ” Neul Yong membanting tubuhnya ke atas sofa. Ia sudah berkali-kali mengganti channel TV tapi tetap tidak ada yang seru. Ia menyandarkan kepalanya ke sandaran sofa dan menatap langit-langit. Pikirannya sedang melayang ke kejadian kemarin malam.
            “ Kenapa aku bisa ada ditempat tidur ya ? Bukankah aku tertidur di mobilnya Minho-ssi ? ” gumam Neul Yong. “ Ehh, tunggu dulu. Kalau aku tidur dimobilnya Minho-ssi, jangan-jangan...” semburat merah tiba-tiba muncul di pipi Neul Yong.
         ‘TING TONG’
            Bel rumah berbunyi. Neul Yong dengan sigap berdiri dan berjalan menuju pintu rumahnya. “ Nuguseyo ? ” teriak Neul Yong. Ia membuka pintunya dan melihat seseorang sedang membelakanginya. “ Nugu ? ”
           Orang itu membalikkan tubuhnya. “ Minho-ssi ? ” Tanya Neul Yong heran.
           Sebuah senyuman langsung merekah dibibirnya yang tipis itu. “ Annyeong.”
         “ Oh, Annyeong. ”
         “ Bagaimana keadaanmu ? ”
        “ Baik. Oh ya Minho-ssi, gomawo karena telah menolongku kemarin. Gomapseumnida.” Neul Yong membungkukkan badannya sampai 90 derajat.
         “ Ehhhh, kau jangan sungkan begitu kepadaku. Kau kan teman adikku. Tidak ada salahnya aku menolongmu kan ? ”
Neul Yong tersenyum namun alisnya berkerut, “ Geundae, Kibum oppa masih ada dikampusnya tetapi kenapa Minho-ssi kemari ? ”

          “ Oh.. mmm, itu...” Minho menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Namun sebelum mau menjawab seseorang menepuk bahu Minho.
           “ Yosh..” Minho menoleh kebelakang. Dilihatnya Kibum tersenyum.
           “ Oppa, kenapa kau sudah pulang ? ” tanya Neul Yong heran melihat oppa nya ini pulang lebih awal.
           “ Hanya ada satu mata kuliah, jadinya aku cepat. Dan kau, apa yang kau lakukan dirumahku ? ” Kibum menyipitkan matanya.
           “ Aku ? hanya ingin tahu keadaan adikmu saja.” Kata Minho
.
           “ Benarkah ? ” Kibum kembali tersenyum. Namun kali ini, Minho mengerti arti senyumannya itu.
          “ Benar.” Minho membusungkan dadanya yang sudah bidang itu.
          “ Oke, oke. Ayo kita masuk.” Kibum merangkul bahu temannya itu dan membawanya masuk. Neul Yong menyingkirkan tubuhnya agar kedua orang itu bisa lewat.
          “ Neul Yong-ah, jangan lupa buatkan kami minum ya...” Teriak Kibum sambil mengangkat sebelah tangannya.
          “ Mwo ? Aishh.. Ne..” Neul Yong kemudian menutup pintunya.
****
            “ Ini. Silahkan diminum.” Neul Yong memberikan 2 minuman kaleng kepada Oppa dan sahabat oppa nya itu.
            “ Gomawo Neul Yong. ” Ucap Minho tersenyum.
            “ Cheonman. Kalau begitu, aku tinggal dulu. ” Neul Yong membalikkan tubuhnya. “ Oh iya Oppa, aku mau siap-siap kerja dulu. Oppa mau aku masak apa ? Biar langsung aku buat sekarang. ”
            “ Oh, buatkan seperti biasa saja. Aku suka makan apa saja yang penting enak. Tapi ingat, jangan sampai ada wortel. Walaupun itu cuma 1 potong saja, tetap aku tidak mau.” Jawab Kibum.

            “ Ne, Arasseo. ” Lalu Neul Yong pergi meninggalkan mereka berdua. Sepeninggalnya Neul Yong, Kibum langsung menatap Minho. Matanya yang sudah sipit itu(?) semakin disipitkannya lagi.
            “ Mwo ? Ada apa dengan kau ? ” Tanya Minho yang merasa risih dengan tatapan itu.
            “ Neo...” Kibum mengarahkan telunjuknya itu ke Minho.
            “ Ada apa denganku ? Katakan yang jelas.”
            “ Kau Menyukai Neul Yong ? ” Kibum langsung berkata To the Point yang membuat Minho langsung membelalakkan matanya, “ Aku ? Suka Neul Yong ? Bagaimana mungkin...”
            Kibum menyela Minho, “ YA ! Kau jangan pernah berbohong padaku. Dari tatapan matamu padanya saja aku sudah tahu. Jujur saja padaku. ”
            “ Kau itu ada-ada saja. Tidak mungkin..” Minho pura-pura tertawa.
            “ Hey, sudah kubilang jangan menyangkalnya. Sudah berapa lama kita berteman ?! Kau jangan bohong. Aku tidak keberatan kok. ”
             Minho terdiam. “ Kau mau aku bantu ? ” Tanya Kibum.
            “ Mwo ? Kau mau membantuku ? ” Tanya Minho tidak percaya.
           “ Yup.” Kibum mengangguk.
          “ Tidak ada syaratnya kan ? ”
          “ Hmmmm, sudah pasti ada.” Jawab Kibum.
          “ Apa syaratnya ? ”
         “ Carikan aku pacar. Aku sudah bosan sendirian terus. Bersama denganmu selama 2 tahun ini membuatku bosan. Aku ingin punya seorang yeoja. ”
         “ Ahahahahaha.. Itu sih gampang. Tanpa kau minta juga, aku sudah mencarikannya untukmu.”
         “ Mwo ? Jeongmal ? Nugu ? ” Tanya Kibum penasaran.

         Minho menyeringai, “ Kalau itu ra-ha-si-a. Asal kau bantu aku, aku jamin kau juga akan mendapatkan apa yang kau minta. ”
****
        “ Oppa, aku berangkat dulu ya. Makanannya sudah aku siapkan diatas meja. Jangan lupa bagi-bagi dengan Kyuhyun oppa. Kau jangan suka menghabiskannya semaumu sendiri.  ” Kata Neul Yong. Ia sudah siap untuk berangkat part time.
          “ Kalau begitu annyeong Oppa, Minho-ssi. Aku berangkat dulu ya. ” Neul Yong membungkukkan kepalanya dan hendak pergi. Namun Minho berteriak.
           “ Chakkaman. Aku juga ingin pulang. Bagaimana kalau kita pergi bersama saja ? ” Minho berdiri dari duduknya dan segera mengampiri Neul Yong.
            Neul Yong menggoyang-goyangkan tangannya tanda menolak. “ Tidak usah Minho-ssi. Nanti aku merepotkanmu lagi. ”
          “ Kau tidak usah sungkan begitu padaku. Kan sudah kubilang kalau kau itu teman adikku. Aku ingin membantumu tidak apa-apa kan ?! ”
           “ Hmm, kalau itu tidak merepotkan Minho-ssi...” Neul Yong terlihat ragu-ragu. Ia benar-benar merasa malu karena sudah merepotkan kakak temannya ini.
           “ Berarti kau setuju. Kajja. Kibum, aku pulang dulu ya. Bye. ” Minho melambaikan tangannya dan berjalan melewati Neul Yong yang masih diam.
           “ Yo. ” Kata Kibum.
           “ Neul Yong, kenapa kau masih disitu saja ? ” Tanya Minho yang sudah berdiri diambang pint
u.
          “ Oh, iya.” Neul Yong berjalan cepat menghampiri Minho.
****
           Dalam perjalanan menuju tempat kerja Neul Yong, tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut mereka berdua.
         
           “ Minho-ssi...”
            “ Neul Yong-ah..”

            Mereka berbicara disaat yang bersamaan. Keduanya saling menatap lalu tiba-tiba tertawa bersama.
            “ Kau duluan yang bicara.” Kata Minho.
            “ Minho-ssi saja yang duluan.”
            “ Lady’s first, Neul Yong-ah.”
            “ Hmm, oke kalau begitu. Gomawo Minho-ssi. ” Ucap Neul Yong sembari membungkukkan kepalanya.
            “ Untuk apa kau berterima kasih ? ”
            “ Untuk semuanya. Karena sudah membantuku kemarin dan sekarang kau mau mengantarkan aku. ”
            Minho mendesah keras. Terlihat mendramatisir perkataan Neul Yong. “ Kan sudah ku bilang kalau aku tidak keberatan. Kau itu teman adikku, Neul Yong-ah..”
            “ Tapi aku tetap saja merasa tidak enak.”
            “ Sudahlah. Kau harus mulai membiasakan itu ya. ” Minho mengacak-acak rambut Neul Yong.
            “ Minho-ssi, Rambutku sudah rapi nih. Jangan kau acak-acak lagi. ” Neul Yong memajukan bibirnya dan terlihat merapikan rambutnya.
            “ Hahaha.. Mianhae. Tapi tolong jangan panggil aku Minho-ssi. Itu keliatan kalau aku seperti sudah berumur 30 tahunan.  ”
            “ Terus aku harus memanggilmu apa ? ”
            “ Oppa. Minho oppa. Ara ? ”
            “ Hmm, arasseo Minho-ss.. eh, salah. Minho Oppa.” Neul Yong membekap mulutnya dengan sebelah tangannya. Minho tersenyum melihatnya.
****
            “ Gomawo Oppa sudah mengantarkan aku kesini. Sekali lagi gomawoyo. ” Neul Yong membungkukkan wajahnya sebelum ia turun dari mobil.

            “ Cheonman. Jangan pernah sungkan padaku. ”
            Neul Yong tersenyum. Ia turun dari mobil dan menutup pintunya. “ Annyeong oppa. ” Ia melambaikan tangannya. “ Chakkaman. Nanti boleh aku yang menjemputmu ? ” Tanya Minho.
            “ Tidak usah oppa. Aku bisa pulang sendiri.”
           “ Aku tidak mau kejadian yang kemarin terulang lagi padamu. Jadi aku akan menjemputmu nanti. ”
           “ Aku tidak mau merepotkanmu lagi. Aku bisa menelepon Kyuhyun oppa kalau aku mau. Jadi Oppa tidak usah khawatir. " Kata Neul Yong. Mendengar Neul Yong menyebut nama Kyuhyun membuat emosi Minho naik.
          “ Pokoknya nanti aku yang akan menjemputmu. Ara ? ”
          “ Hmm, baiklah kalau begitu. ” Neul Yong terlihat pasrah. Minho tersenyum puas. Ia menyalakan mobilnya, melambaikan tangannya dan melaju pergi. “ Orang yang aneh. ”Neul Yong tersenyum melihat mobil itu pergi.
          Membalikkan tubuhnya dan berjalan menuju tempat kerjanya.
****
        
             Getaran ponsel terasa sekali di saku baju Neul Yong. Neul Yong merogoh sakunya dan membuka flap ponselnya itu. Terpampang dilayar LCD ponsel itu ada 1 message baru. Neul Yong membukanya.
            From   : Minho-ssi
             
            Kau pulang jam berapa hari ini ? Nanti aku langsung menjemputmu.

            Neul Yong tersenyum melihatnya. Dengan cepat ia mengetik balasan untuknya.

            To        : Minho-ssi

            Aku baru pulang jam 10. Benar tidak akan merepotkanmu Oppa ?

            Neul Yong menggenggam ponsel nya itu. Menunggu balasan. Tidak butuh waktu yang lama, ponsel Neul Yong bergetar lagi.

            From   : Minho-ssi

            Aigoo !! Sudah aku bilang berkali-kali Neul Yong-ah.. Oke, kalau aku sudah sampai aku akan segera menghubungimu. Selamat bekerja kembali ;)

            ‘Neul Yong-ah ? kenapa hanya dengan ia menulis itu mukaku jadi panas begini ?! Aigoo ‘ Neul Yong memegangi kedua pipinya dengan tangannya itu.

            Bounce to you, Bounce to You naega summi neoh

            Neul Yong terlonjak kaget. Ponselnya berbunyi kembali. Ia membuka flap ponselnya lagi dan melihat di LCD “ Kyuhyun Oppa Calling”. Dengan segera Neul Yong menekan tombol hijau.

            “ Annyeong Oppa. Ada apa ? ” Tanya Neul Yong.

            “ Neul Yong-ah, kau sedang apa ? ” Tanya Kyuhyun dari seberang sana(?).

            “ Aku sedang kerja Oppa. Waeyo ? ”

            “ Pulang nanti aku jemput ya ? ” Suara Kyuhyun terdengar sangat hangat hari ini. Neul Yong saja sampai terpana mendengarnya. Padahal sudah berkali-kali mendengar suara Kyuhyun di ponsel.

            “ Jemput ? Tidak usah oppa. Ada yang sudah menjemputku nanti. Oppa istrirahat saja. ”

            “ Oh. Nugu ? ” Suara Kyuhyun tiba-tiba terdengar berbeda.

            “ Minho Oppa.”

            “....”
         
            “ Oppa ? ”

            Tidak ada jawaban dari Kyuhyun. Neul Yong jadi cemas. “ Oppa ? ”

            “ Ah, Ne ? Baiklah kalau begitu. Kau hati-hati ya. Annyeong.” Kyuhyun langsung memutuskan sambungannya. Neul Yong memandangi layar ponselnya. ‘ Ada apa dengan Oppa ku ini ? ’



****

            Kyuhyun sedang mengantarkan pesanan ke meja pelanggan. “ Silahkan menikmati. ” Kyuhyun tersenyum sebelum ia meninggalkan meja tersebut. “ Jam berapa sekarang ? ” Tanya Kyuhyun lebih kepada dirinya sendiri. Ia kemudian melihat jam tangan yang ia pakai. ‘ Jam 7 malam. ’ Batinnya. ‘ Lebih baik aku menelepon Neul Yong.’

            Kyuhyun merogoh saku celananya dan menekan angka 1 cukup lama sebelum tersambung dengan nama kontak “ My NY”. Nada sambung terdengar. Dan dengan cepat telfon itu diangkat.

            “ Annyeong Oppa. Ada apa ? ” Tanya orang diseberang telfon.

            “ Neul Yong-ah, kau sedang apa ? ” Tanya Kyuhyun. Ia begitu senang mendengar suara Neul Yong. Suara Neul Yong di telfon terdengar sangat indah ditelinganya.

            “ Aku sedang kerja Oppa. Waeyo ? ”

            “ Pulang nanti aku jemput ya ? ” Tawar Kyuhyun. Ia tidak ingin sesuatu terjadi lagi pada adik kesayangannya itu.

            “ Jemput ? Tidak usah oppa. Ada yang sudah menjemputku nanti. Oppa istrirahat saja. ”

            ‘ Sudah ada orang yang menjemputnya ? Nugu ? Apakah Kibum ? ’ Batin Kyuhyun.

            “ Oh. Nugu ? ” Tanya Kyuhyun penasaran.

            “ Minho Oppa.” Mendengar jawaban Neul Yong membuat Kyuhyun terkejut. ‘ Mwoya ? Minho ? Namja itu ? ’

            “ Oppa ? ”

            Kyuhyun tidak menyadari Neul Yong memanggilnya. Ia masih sibuk dengan pikirannya.

            “ Oppa ? ” Ini kedua kalinya Neul Yong memanggil Kyuhyun.

            “ Ah, Ne ? Baiklah kalau begitu. Kau hati-hati ya. Annyeong.” Kyuhyun segera menekan tombol END. Kyuhyun terlihat lesu memandang ponselnya. Entah mengapa ia merasa tidak bersemangat saat tahu Neul Yong akan pulang dengan Namja itu.

            ‘ Astaga ! Ada apa denganku ini ? ’ Batinnya.

****


            “ Aku pulang duluan ya. Annyeong Neul Yong-ah. ” salah satu teman kerja Neul Yong melambaikan tangannya dan berjalan menjauh meninggalkan Neul Yong sendiri lobi Mall. Neul Yong balas melambai dan segera merogoh tas nya mengambil ponsel. Ada 3 Missed Call.

            “ Minho Oppa ? Kenapa dia menelepon ? ” Neul Yong tampak mengingat-ingat. Dan tiba-tiba ia memukul jidatnya. “ Astaga ! Aku lupa kalau Minho Oppa menjemputku. ” Neul Yong segera berlari pelan menuju parkiran Mall.

            Dilihatnya sedan hitam sudah terparkir disana. Neul Yong berjalan perlahan dan sesampainya disamping pintu, ia mengetuk perlahan jendela. Jendela itu dengan perlahan terbuka dan dilihatnya Minho sedang menatapnya. “ Masuklah. ” Ajaknya.

            Lalu Neul Yong membuka pintu itu dan duduk. “ Oppa, Mian aku tidak mengangkat telfonnya.”

           “ Gwenchana. Cepat pasang set beltmu.” Neul menangguk.  Ia menyandarkan tubuhnya ke kursi penumpang lalu menarik set beltnya. Namun set belt nya itu tidak bisa ia tarik. Begitu keras. Minho yang melihat Neul Yong kesulitan, dengan segera membantu Neul Yong menariknya.

            Dengan mudah Minho bisa menarik set belt itu. Namun gerakannya terhenti. Wajahnya begitu dekat dengan wajah Neul Yong. Matanya yang besar itu memandangi Neul Yong yang juga sedang menatapnya itu. Tatapan yang begitu lama. Mereka berdua tidak berkedip sama sekali.

            Wajah Minho mendekat. Neul Yong menutup matanya. Wajah Minho semakin dekat.

            Bounce to you, Bounce to You naega summi neoh

            Ponsel Neul Yong berbunyi. Minho langsung menjauhkan wajahnya. Memasang set belt lalu menyalakan mesin dan menjalankan mobilnya. Neul Yong gelagapan. Ia merogoh-rogoh tas nya dan segera mengangkat telpon itu tanpa tahu siapa yang menelepon.

            “ Yeoboseyo ? ” Tanya Neul Yong.

            “ Neul Yong-ah..” Kata seseorang diseberang telepon.

            “ Kyuhyun Oppa, ada apa ? ” Mendengar Neul Yong menyebut nama Kyuhyun, Minho segera mengalihkan pandangannya dari depan ke Neul Yong.

            “ Tenang saja oppa. Aku sedang dalam perjalanan pulang. Ne. Arasseo. Annyeong.”

            Neul Yong menutup flap ponsel dan menoleh kearah Minho. Dilihatnya Minho sedang menatapnya penasaran.

            “ Oppa, ada apa ? ” Tanya Neul Yong heran.

            “ Oh, Aniya. ” Minho segera mengalihkan pandangannya lagi ke jalanan yang ada dihadapannya.

****

            Waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam. Minho mengantarkan Neul Yong sampai didepan pintu rumahnya.    

          “ Gomawo oppa. Gomawo sudah mau mengantar dan menjemputku hari ini. ” Neul Yong membungkukkan badannya 90 derajat.

            Minho tersenyum melihat kelakuan teman adiknya ini. Ia mengelus lembut rambut Neul Yong. Neul Yong membalas senyuman Minho. ‘ Senyuman yang sangat manis’ batin Minho.

           “ Cheonmaneyo. Baiklah kalau begitu, aku pulang dulu ya. Annyeong. ” Minho membalikkan badannya dan berjalan menuju mobilnya. Sebelum masuk kedalam mobil, ia melambaikan tangannya. Terdengar suara deruman mesin dan dengan perlahan mobil itu meninggalkan pekarangan rumah.

            Neul Yong segera meraih knop pintunya, membukanya dengan perlahan. “ Aku pulang.”
Ia melepaskan sepatunya lalu segera berjalan kedapur untuk mengambil air minum. Ia membuka kulkas, mengambil botol minum yang sudah terbuka lalu meneguknya.

            Setelah itu ia berniat untuk segera mandi dan merebahkan tubuhnya dikasur. Ia berjalan linglung karena sudah mengantuk. Sebelum ia meraih knop pintu kamarnya, telihat pintu kamar Kyuhyun terbuka.

            “ Kau sudah pulang ? “ Tanyanya. Baru kali ini Neul Yong merasa suara Kyuhyun berbeda dari biasanya. Dingin.

            “ Ah, ne. ” Jawab Neul Yong.

            “ Dimana dia ? ” Tanya Kyuhyun masih dengan nada yang sama.

            “ Dia siapa ? ” Neul Yong mengerutkan dahinya tanda heran.

            “ Siapa lagi kalau bukan yang mengantarmu ?! ” Kali ini suara Kyuhyun terlihat lebih emosi.

            “ Oh, Minho Oppa ? Dia sudah pulang dari tadi. ” Jawab Neul Yong.

            Kyuhyun menaikkan sebelah alisnya, “ Oppa ? Kenapa kau sekarang memanggilnya dengan sebutan itu ?! ”

            “ Memangnya kenapa ?  Dia sendiri yang memintaku untuk memanggilnya seperti itu. Kenapa oppa jadi marah-marah sih ? ” Neul Yong sudah mulai emosi melihat sikap oppa nya yang tidak biasa itu.

            “ Siapa yang marah-marah, Neul Yong-ah ? Aku hanya bertanya padamu. ” Suara Kyuhyun mulai melembut.

            “ Tapi nada bicara oppa itu terdengar marah !Aku tidak suka oppa seperti itu ! ” Neul Yong segera membuka pintu lalu membantingnya dengan keras.

            “ Neul Yong-ah..” Kyuhyun berjalan ke kamar Neul Yong yang persis berhadapan dengan kamarnya itu.

            Mengetuk-ngetuk pintu kamar Neul Yong, “ Neul Yong-ah.. Mianhae. Oppa tidak akan berbuat seperti itu lagi. Neul Yong-ah, buka pintunya. ”

            “ Hoaaam.. Ada apa dengan Neul Yong, Hyong ? ” Kibum tiba-tiba muncul dari kamarnya. Ia terlihat mengantuk sekali.

            “ Tidak apa-apa. Kau tidur saja lagi.”

            “ Hmm. Baiklah. ” Kibum membalikkan tubuhnya dan menutup pintunya lagi.

            “ Neul Yong-ah..” Kyuhyun meletakkan dahinya perlahan ke pintu. Berharap Neul Yong segera membukanya. Kemudian terdengar suara isakan. Kyuhyun menempelkan telinganya ke pintu. Mendengarkan dengan seksama. Memang benar Neul Yong sedang menangis. Hati Kyuhyun serasa teriris melihat adiknya itu menangis. Padahal ia sudah berjanji akan menjaganya dan membuatnya tidak menangis lagi.

            “ Neul Yong-ah, kau menangis ?! Mianhae. Oppa benar-benar minta maaf. ” Kyuhyun merasa bersalah dengan sikapnya itu. “ Mianhae Neul Yong-ah.. Jeongmal Miahae. ”
                      
            Masih tidak ada jawaban dari Neul Yong. Dengan lesu Kyuhyun kembali ke kamarnya. Menutup pintunya perlahan.
****
            Neul Yong melempar tas nya disembarang tempat dan menangkubkan wajahnya di ranjang. “ Hiks,hiks,hiks..” Neul Yong menangis. Ini pertama kalinya bagi Neul Yong terluka akan sikap Oppa yang paling ia sayangi itu. ‘ Kenapa Oppa jahat padaku ? ’ Batin Neul Yong. Air mata terus saja mengalir di pipi Neul Yong. Bukannya berhenti malah semakin deras. ‘ Aku benci Oppa yang seperti itu. Aku tidak suka. ’
            Lalu ia berdiri mengambil tas nya itu. Mengambil ponselnya lalu menelepon seseorang. Tanpa menunggu waktu lama, terdengar suara dari seberang telpon itu.
            “ Yeoboseyo ? “
            “ Eunsoo-yaaa.. ”
            “ Neul Yong-ah, waegurae ? Ini sudah malam. Kenapa kau menelefon ? ”
            “ Hiks,hiks,hiks.. Huaaaaa...” Tangisan Neul Yong semakin besar.
            “ Neul Yong-ah, gwencahana ? Ada apa dengan kau ? Kenapa menangis ? ”
            “ Hiks,hiks,hiks.. Oppa... Ia jahat sekali padaku.”
            “ Oppa ? Kibum oppa maksudmu ? ”
              Neul Yong menggeleng. Ia tahu kalau Eunsoo tidak akan bisa melihat gelengan kepalanya. Lalu ia berkata, “ Bukan. ”
             “ Lalu siapa ? Kyuhyun oppa ? ”
             “ Neee.. Huaaaaa..” Neul Yong tidak bisa berhenti menangis.
             “ Tenanglah Neul Yong-ah. Besok kau ceritakan padaku ya. Aku sudah mengantuk sekali hari ini. Annyeong.” Eunsoo langsung memutuskan sambungannya. Neul Yong terlihat kesal. Ia melempar ponsel nya sembarangan. Membanting tubuhnya ke kasur. Dan terlelap dengan sendirinya.
AUTHOR POV END
****

KYUHYUN POV
            Aku membuka mataku saat matahari yang sudah menyongsong hari.  Ku renggangkan tubuhku sampai aku mendengar tulangku berbunyi. Aku pun segera bangkit dari tidur dan melihat sekeliling kamar. Melihat ke arah jam dinding. “ Baru jam 6.”
            Aku pun berjalan keluar. Membuka pintu perlahan dan menatap pintu yang persis ada dihadapanku. ‘ Apa ia sudah bangun ? ’ Batinku. Aku melangkah perlahan dan menuruni tangga. Namun langkahku terhenti saat mendengar suara pintu terbuka. Aku menoleh kebelakang dan melihat Neul Yong.
            Aku melihat wajah Neul Yong. Matanya sembab. Aku menatapnya lama. Kepalanya sedang menunduk. Aku menlihat ia mendongakkan wajahnya.Mata kami bertemu. Ia berjalan mendekatiku. Kemudian ia lewat dihadapanku tanpa mengatakan sesuatu apapun. Dengan refleks aku memegang lengannya.
            Ia berhenti dan kemudian menatapku. Tatapan yang menyiratkan bahwa ia benar-benar sedang marah. Matanya seperti berkata ‘Lepaskan-tanganku.’ Aku pun segera melepasnya dan membiarkan Neul Yong berlenggang pergi meninggalkanku yang terpaku.
            Aku mengikutinya dari belakang. Mengawasi gerak-geriknya. Ia pergi ke arah dapur lalu mengambil celemeknya dan memakainya. Ia membuka kulkas dan mengeluarkan bahan-bahan makanan. Mulai memasak tanpa menghiraukan keberadaanku.
            “ Neul Yong-ah..” Aku memberanikan diri memanggil. Namun tidak ada tanggapan darinya. Ia masih saja sibuk dengan pekerjaannya.
            “ Mianhae, Neul Yong-ah. Jeongmal mianhae.“ aku berusaha untuk meminta maaf padanya. Aku melihat ia menghentikan pekerjaannya dan menatapku.
            “ Untuk apa meminta maaf ? ” Neul Yong akhirnya berbicara.
            “ Maafkan sikapku yang semalam.” Aku melihat Neul Yong mendengus. Lalu kembali melanjutkan memasaknya. Aku mendesah keras. Sepertinya akan susah ia untuk memaafkanku. Seingatku, Neul Yong kalau sudah marah dengan seseorang, akan sangat begitu lama ia memaafkan orang itu. Aku pun mendesah.
            “ Hyong, Neul Yong, hari ini kita makan apa ? ” Tanya Kibum yang sudah rapi memakai pakaian kuliahnya.

            “ Hari ini kita makan Bulggogi dan kimchi saja ya. ” Jawab Neul Yong sembari membawa piring-piring ke meja makan. Aku ingin membantunya tapi Neul Yong langsung menampik tangannku ketika aku ingin mengambil piring dari tangannya.
            Kibum segera duduk dan makan dengan lahap. Aku juga mengikutinya. ‘ Lebih baik aku makan saja. ’
KYUHYUN POV END
****
AUTHOR POV
            Neul Yong memberikan helmnya kepada Kyuhyun. Selama perjalanan kesekolah, mereka sama sekali tidak berbicara. Bahkan Neul Yong yang biasanya memeluk pinggang Kyuhyun kali ini hanya menggenggam erat jaket Kyuhyun.
            “ Nanti akan aku jemput. ” Kata Kyuhyun sembari menerima helm Neul Yong. Neul Yong tidak mengatakan apapun. Mengangguk pun tidak. Ia membalikkan tubuhnya dan melengos pergi meninggalkan Kyuhyun yang masih terdiam.
            Neul Yong berjalan lunglai di koridor sekolah. Tubuhnya terlihat tidak bisa menjaga keseimbangan. Ia hampir jatuh sebelum seseorang menahannya.
            “ Neul Yong-ah, gwenchana ? ” Tanya orang itu. Neul Yong menatap orang itu. “ Eunsoo ya ? ” Tanyanya.
            “ Ada apa denganmu ? Kenapa matamu begitu sembab? ” Tanya Eunsoo yang terlihat khawatir.
            Neul Yong memandang Eunsoo lama. Ia tidak bisa membendung kesedihannya lagi. Ia menangis dan memeluk Eunsoo.
          “ Huaaaaa..” Neul Yong menangis. Suaranya terdengar sangat kencang ditelinga Eunsoo.
         “ YA ! Jangan menangis disini. Ayo kita kekelas saja. ” Eunsoo menuntut Neul Yong berjalan. Selama jam pelajaran Neul Yong hanya melamun saja. Sampai akhirnya istirahat,  Neul Yong menceritakan semua kejadian yang terjadi. Eunsoo hanya bisa menggeleng-geleng kepala.
         “ Kenapa Kyuhyun oppa seperti itu padaku ? Padahal selama ini ia tidak pernah bersikap begitu padaku. ” Kata Neul Yong disela-sela isak tangisnya.

          “ Mungkin ia sudah lelah menunggumu, Neul Yong-ah. Kau tahu kan orang yang sudah cemas itu emosinya naik turun tidak menentu. ”
          “ Tapi seharusnya ia tidak bersikap seperti itu. Aku sangat tidak suka. ” Neul Yong memukul-mukul mejanya dengan keras hingga semua barang yang ada dimejanya itu melompat-lompat.
          “ Lebih baik kau lebih bersabar dan memaafkan oppa mu itu. ” Ucap Eunsoo.
          “ Mungkin akan sulit. ” Neul Yong sudah berhenti menangis. Namun masih terdengar suara sesenggukan yang keluar dari mulutnya.
          “ Itu terserah kau. Bagaimana kalau kita makan saja ? Dari pada kau mengangis terus. ” Eunsoo berdiri dan memegang tangan Neul Yong. Menraiknya untuk berdiri.
           “ Hmm, baiklah. Tapi kau yang traktir ya. ”
           “ Aishh, kau ini. Baiklah. Aku akan mentraktir temanku yang sedang bersedih ini. Kajja.”
TBC
Segini dulu ya.. Mian banget kalau sedikit dan gak bagus.. Aku belum ngedit soalnya.
Komen nya, komen nya..^^
DON'T be Silent Readers :)
READ MORE - FF - Something//SHINee-Super Junior II

Sunday, October 23, 2011

FF - Something // SHINee-Super Junior I

oleh MutiaMia Andara
TITLE                  : Something
MAIN CAST         : Key (SHINee) as Kim Kibum
                             Kyuhyun ( Super Junior ) as Cho Kyuhyun
                             Minho ( SHINee ) as Choi Minho
                             Shin Neul Yong (OC’s)
OTHER CAST       : Temukan sendiri dalam FF
LENGTH                : TRIPLESHOOT
GENRE                  : Family, Friendship, Romance
RATING               : PG +16
AUTHOR              : MutiaMia Andara (#OnDuMi(FF)#)
DISCLAIMER       : Semua cast punya orang tuanya masing2 kecuali Shin Neul Yong dan Ontehr Cast nanti nya..
I hate SIDERS and don't be PLAGIATOR


Cinta itu tidak mengenal apapun
Cinta itu datang disaat yang tidak terduga


=>=>=>=>=>=>=>

            “ Oppa… Palli. Aku sudah terlambat ini..” Seorang Yeoja menarik – narik tas seorang namja yang sedang memakan sarapan paginya.

            “ Yaa !! Shin Neul Yong ! Aku sedang makan ini. Bagaimana kalau tiba-tiba aku tersedak ?  ” Namja itu membulatkan matanya, terlihat marah.

            “ Aku tidak peduli. Cepat makan nya. Aku sudah terlambat ini. ” Yeoja yang bernama Neul Yong itu semakin menarik tas namja itu kuat. Membuat namja itu hampir terjatuh dari kursi nya.

            “ Kibum, sudahlah. Cepat antarkan yeodongsaengmu itu. ” Ucap seorang namja yang sedang menikmati roti selainya itu.

            “ Betul apa kata Kyuhyun oppa. Pallii…” ucap Neul Yong.

            “ Ne, ne. Tapi jangan kau tarik tasku ini, Nanti rusak. Aku belum mampu membeli tas baru nih. ” Kibum berdiri dari kursinya, mengambil kunci motor yang sudah ia siapkan dan kemudian helm.






“ Hyong, aku dan Neul Yong pergi dulu ya. Nanti kita bertemu di kampus. Annyeong.” Namja itu pamit dan segera menghilang dari balik pintu.

“ Oppa, aku berangkat dulu ya. Sampai ketemu nanti. Annyeong.” Neul Yong mencium pipi Kyuhyun.

“ Jaga adikmu baik-baik Kibum.” Kyuhyun berteriak.

“ NEE..” Kibum berteriak dari luar.

****


“ YA ! Oppa. Gara-gara kau, aku telat kan. Aishh. Jinjja. Aku sebel sama Oppa. ” Neul Yong  memukul-mukul lengan Kibum.

“ YA ! Jangan salahkan aku. Salahmu sendiri minta diantar olehku.” Kibum melindungi lengannya yang terkena pukul.

“ Pokoknya gara-gara kau, aku jadi gak boleh masuk gerbang. Sekarang, antarkan aku pulang. ” Neul Yong kembali naik motor Kibum, memakai helm dan memegang punggung Kibum erat.

“ Hei, aku juga harus ke kampus. Kau pulang sendiri saja.” Kibum menoleh kebelakang.

“ Aniyo. Oppa harus tanggung jawab pokoknya. Cepat pulang. Aku malu karena telat. Pokoknya akan aku ingat oppa lah yang membuat aku pertama kali terlambat.”

Kibum mendesah, lalu ia menyalakan motor dan pergi.

****


“ Cepat turun. Aku sudah terlambat buat kuliah.” Kibum memberhentikan motornya tepat didepan gerbang rumah.

“ Ye.” Neul Yong turun dari motor dan berjalan ke arah rumah. Kibum menyalakan motornya dan pergi. Neul Yong berjalan gontai. Kemudian  ia berhenti sejenak, dilihatnya Kyuhyun baru mengeluarkan motor sport birunya itu dari garasi. Kyuhyun menyadari kehadiran Neul Yong dan menatapnya.
 

“ Kenapa kau pulang lagi ? Sekolah mu bagaimana ? ” Tanya Kyuhyun heran.

“ Semuanya gara-gara Kibum oppa. Gara-gara dia, aku telat. Pintu gerbang sudah ditutup duluan.” Neul Yong melipat kedua tangannya diatas dada. Kyuhyun hanya tersenyum melihat kelakuan Yeodongsaengnya. Kyuhyun melangkahkan kakinya, memajukan motornya dan posisinya tepat didepan Neul Yong.

“ Ya sudah. Lebih baik sekarang kau istirahat saja. Aku harus kuliah dulu. Sampai jumpa nanti sore. ” Kyuhyun mengelus lembut rambut Neul Yong. Sentuhan itu berhasil membuat pipi Neul Yong berubah merah. Lalu Kyuhyun menaiki motornya, memakai helm dan menyalakan motornya. Ia meninggalkan Neul Yong yang masih terpaku.

‘ Astaga, apa yang salah dengan jantungku ini ? ’ Neul Yong meremas dada sebelah kirinya.

****

            Neul Yong hanya duduk-duduk disofa sambil memakan kue yang biasa ia simpan di dalam kulkas. Mengganti channel – channel di Tv. “ Tidak ada yang seru.” Kemudian ia mematikan tv nya dan beranjak dari sofa. Mencari makanan ringan yang bisa ia makan lagi. Ia membuka kulkas dan melihat isinya.

            “ Ya ampun. Kulkas sudah kosong tapi gak ada yang mau ke super market. Huuh. Inilah susahnya jadi anak yatim piatu. ” Neul Yong menutup kulkas dan pergi ke kamar untuk mengambil dompetnya.

            Ia mengecek isi dompet. “ Aish, uangku sudah sekarat. Terpaksa aku harus ke  bank. Tapi, uang dibank sudah menipis. Malah belum gajian lagi.” Neul Yong hanya  bisa pasrah. Mengambil jaket di lemari lalu beranjak ke bank.

****

            Neul Yong baru saja dari ATM. Mengambil beberapa uang untuk berbelanja bahan makanan. “ Sepertinya aku harus menambah kerja part time ku. Kalau seperti ini, mana bisa menabung uang yang banyak ?! ”

            Neul Yong melangkah perlahan. Mengamati pertokoan yang ada disekelilignya. Ia tersenyum melihat aktivitas-aktivitas disana. Entah hatinya merasa tenang dengan keramaian itu.
 

            Ia berhenti didepan sebuah stand peramal. Seperti ada yang merasuki dirinya untuk memasuki stand tersebut. Tanpa pikir panjang lagi, Neul Yong masuk kedalamnya dan bertemu dengan seorang peramal dengan dandanan yang sangat nyentrik. “ Silahkan duduk, nona Shin Neul Yong. ” Kata peramal itu.

            Neul Yong kaget karena peramal itu tahu namanya. Ia menuruti kata peramal itu dan duduk berhadapan. “ Apa yang ingin saya ramalkan untuk anda ? ” Kata peramal itu.

            “ Hmm, Mungkin tentang cinta.”

            “ Saya terawang dari bola krystal saya, percintaan anda akan sangat rumit. 2 orang dengan kepribadian yang sangat bertolak belakang akan berusaha mendapatkan hati anda. 1 orang dengan kepribadian lembut, sangat tulus,sabar dan sangat mencintai anda. 1 orang lagi dengan kepribadian keras, sangat teguh dengan pendiriannya, agresif namun mempunyai sisi yang tidak terduga. ”

            Neul Yong mengerutkan keningnya. Heran. “ Apa anda tahu siapa mereka ? ”

            “ Mian. Aku tidak bisa memberitahukan itu kepada anda. Biar anda sendiri yang menemukannya.”

            “ Baiklah kalau begitu. ” Neul Yong berdiri dan mengeluarkan beberapa lembar uang won.

            “ Tidak usah. Anda tidak usah membayarnya. Ini gratis.” Neul Yong kembali memasukan uang itu ke dompetnya.

            “ Gomapseumnida.” Neul Yong menundukkan kepalanya. Membalikkan badannya dan keluar dari stand itu.

****

          
            “ Hah, bawaannya banyak sekali. Aku sudah tidak kuat berjalan. ” Neul Yong meletakkan belanjaannya dikursi taman yang persis ada disampingnya. Ia merenggangkan tubuhnya. “ Punggungku pegal. ” lalu ia duduk dibangku tersebut. Menyandarkan punggungnya yang lelah. Menatap langit-langit yang telah menampakkan sinar kemerahannya. “ Sudah sore rupanya. Lebih baik aku menelepon oppa.”

            Neul Yong mencari-cari ponsel disaku jaketnya. “ Astaga. Dimana ponselku ? ” Neul Yong terlihat panik karena tidak bisa menemukannya. Lalu ia menepuk dahinya, “ Oh iya, ada di meja rias. Astaga, aku lupa.”

            Ia menoleh kearah belanjaannya, “ Astaga, bagaimana dengan belanjaan ku ini ? ”        

****

            Neul Yong melangkah gontai ke arah rumahnya. Merasa seluruh tubuhnya akan remuk. Ia heran melihat ada sedan hitam dengan logo BMW  terparkir didepan rumahnya. ‘ Mobil siapa itu ? ’ Batin Neul Yong.

            Ia membuka pintunya dan berteriak, “ Aku Pulaaang ! ” Melepas sepatunya, dan segera beranjak ke dapur untuk menaruh belanjaannya yang sangat berat itu.

            “ Dari mana saja kau ? ” Neul Yong menoleh dan dilihatnya Kibum sedang duduk-duduk santai disofa.

Neul Yong mengangkat belanjaannya, “ Tidak lihat apa yang sedang ku bawa ? “ Katanya ketus.

Kibum memandang Neul Yong, “ Kau masih marah karena telat tadi ? ”

“ Aniyo. Sudahlah, aku ingin ke dapur. ”

“ Eh, jangan lupa bawakan kami minuman ya. Temanku ada yang datang.”

Neul Yong berhenti sejenak, ia menoleh ke arah Kibum lagi dan baru sadar ada seseorang yang duduk disampingnya. “ Oh. ” Dan berjalan lagi.

****

            “ Ini.” Neul Yong memberikan 2 kaleng minuman soda dan menaruhnya di atas meja.

            “ Gomawo Yeodongsaengku.” Kibum mengambil 2 kaleng tersebut dan memberikan salah satu kepada temannya itu.

            “ Yasudah, aku ingin ke kamar. ” Neul Yong bangkit dan pergi meninggalkan mereka berdua.
 

            “ Tunggu dulu. Aku ingin memperkenalkan temanku padamu.” Kata Kibum. Neul Yong menghentikan langkahnya dan menoleh kembali.

            “ Ini Choi Minho. Minho, ini adikku, Shin Neul Yong. “ Kata Kibum.

            “ Annyeong. Choi Minho imnida.” Namja bernama Choi Minho itu berdiri dan membungkukkan tubuhnya.

            Neul Yong balas membungkuk, “ Shin Neul Yong Imnida. Bangapta.”

            Setelah perkenalan yang singkat, Neul Yong berbalik dan meninggalkan mereka berdua.

            “ Issh, mian atas kelakuan adikku. Dia kalau sedang bad mood, semua orang akan kena imbasnya. ” Kibum kembali duduk dan menikmati minumannya.

            “ Gwenchana.” Minho juga mengikuti jejak Kibum. ‘ Yeoja yang menarik’ batinnya.

****

            “ Neul Yong-ah..”

            Neul Yong yang sedang tidur-tiduran dikamar segera bangkit dan menuju kearah suara yang memanggilnya.

            “ Oppa.” Neul Yong menghampiri Kyuhyun yang baru saja pulang kuliah. Kyuhyun sedang minum segelas air putih.

            “ Kenapa baru pulang jam segini ? ” Tanya Neul Yong.

            “ Mian. Oppa ada kerja lembur setelah kuliah. Ini, oppa bawakan kue kesukaanmu.” Kyuhyun menyodorkan sekotak kue ke Neul Yong.

            “ Wah, gomawo oppa.” Neul Yong seperti biasa langsung menciumi pipi Kyuhyun. Kyuhyun hanya tersenyum melihatnya.

            “ Giliran Kyuhyun Hyong saja kau baik sekali, kenapa padaku kau jahat sekali sih ? ” Kibum datang dari ruang tamu. Mukanya terlihat kesal sekali.
 

            Neul Yong hanya mehrong saja, “ Lagian, oppa sudah membuat aku telat untuk pertama kalinya. Kyuhyun Oppa, besok dan seterusnya kau saja yang mengantarkan aku ya ? Aku tidak mau Kibum oppa yang mengantarkan aku lagi.” Neul Yong memandang Kyuhyun dengan Puppy eyesnya.

            “ Hmmm, bagaimana ya ? ” Kyuhyun pura-pura berpikir.

            “ Oppa..” Neul Yong merengek.

            “ Hahahaha. Arasseo,arasseo. ” Kyuhyun mengindahkan permintaan Neul Yong.

            “ Gomawo oppa. Neul Yong sayang oppa.” Neul Yong kembali menciumi pipi Kyuhyun yang membuat namja itu berdebar untuk yang pertama kalinya.

            “ Kau tidak mau menciumi pipi ku juga ? ” Tanya Kibum sembari menunjuk pipinya sendiri.

            “ Sireo. Aku tidak akan pernah mau. ” Neul Yong berlari sembari membawa kuenya pergi. Kyuhyun hanya menatap punggung yeodongsaengnya. ‘ Ada apa denganku ini ? ‘ Batinnya.

****

            Esoknya, Neul Yong bangun lebih pagi agar ia tidak telat. Ia ingin membangunkan oppa – oppa nya itu. Kibum ternyata masih tidur. Ia menggoncang-goncangkan tubuhnya, “ OPPA, BANGUUUUN. ” Mendengar teriakan Neul Yong, Kibum terkejut. Ia bangun dan langsung melihat sekeliling kamarnya, “ Mwo ? Mwo ? Ada apa ? ” Kibum terlihat masih linglung.

            “ Bangun oppa. Sudah pagi. Nanti kesiangan lagi. ” Neul Yong meninggalkan Kibum yang masih bingung. Kemudian ia ke kamar Kyuhyun. Hendak membangunkan sang kakak tertuanya itu. Ketika ia masuk kedalam kamarnya, terlihat ranjangnya yang kosong. ‘ Oppa dimana ? ’ Ia segera menutup pintunya namun terhenti ketika ekor matanya melihat seseorang yang tergeletak dibawah ranjang.

            Neul Yong menyipitkan matanya dan memastikan orang itu. Matanya kemudian terbelalak melihatnya. Ia segera berlari menghampiri namja itu. “ Oppa. Oppa. Ada apa denganmu ? ” Neul Yong menggoncang-goncangkan tubuh Kyuhyun.  Tidak ada respon. Ia membuat Kyuhyun berada dipangkuannya dan menepk-nepuk pipi oppa nya itu.

            Kyuhyun membuka perlahan kelopak matanya. Ia heran kenapa ada Neul Yong dikamarnya. “ Oppa, kau tidak apa-apa kan ? ” Tanya Neul Yong. Kyuhyun segera bangun dan dilihatnya Neul Yong terisak.

            “ Waeyo ? Kenapa kau menangis ? ” Kyuhyun terlihat semakin heran. Ia mengelus lembut pipi Neul Yong.

            “ Aku takut terjadi apa-apa dengan oppa. ” kata Neul Yong disela-sela tangisannya.

            “ Nan Gwenchana. Kau tidak perlu khawatir. ” Kyuhyun tersenyum untuk membuat Neul Yong tidak khawatir lagi. “ Yasudah, ayo kita sarapan dan kau harus siap-siap sekolah. Kau tidak mau terlambat lagi kan ? ” Dilihatnya Neul Yong mengangguk.

****

            Kyuhyun memberikan helm nya kepada Neul Yong. Neul Yong menerimanya dengan heran. “ Kenapa oppa tidak memakainya ? ” Tanya Neul Yong. Kyuhyun tersenyum.

            “ Kau lebih membutuhkannya. Aku takut nanti kau masuk angin. Jadi pakailah. Cepat. Kau tidak mau terlambat lagi kan ? ” Kyuhyun menaiki motornya dan menyalakan motornya tersebut. Neul Yong menuruti oppa nya itu, memakai helmnya kemudian ia menaiki motor sport biru tersebut.

            Kyuhyun belum menjalankan motornya itu. “ Oppa, kenapa tidak cepat-cepat jalan ? ” tanya Neul Yong. Kyuhyun menoleh, “ Aku tidak mau kau jatuh. Jadi sekarang, kau lingkarkan tanganmu itu ke pinggangku. ” Tanpa banyak kata lagi, Kyuhyun menarik tangan Neul Yong dan berhasil membuat Nuel Yong memeluk pinggangnya. Kyuhyun segera menjalankan motornya.

            Diperjalanan menuju sekolahnya, Neul Yong terlihat gugup. Baru pertama kali ini ia melihat punggung oppa nya begitu dekat. Terlihat punggung yang begitu tegap layaknya seorang laki-laki dewasa. Neul Yong terpaku melihat punggung itu. Entah apa yang merasukinya, ia menyandarkan kepalanya ke punggung tegap milik oppa nya itu.

            Merasakan sentuhan Neul Yong, Kyuhyun tersenyum samar. Dan ia melajukan motornya lebih cepat.


****
 


            “ Gomawo oppa. ” Neul Yong tersenyum. Lalu memberikan helm itu ke Kyuhyun. Kyuhyun menerimanya dan langsung memakainya.

            “ Cheonman. Kau cepat lah masuk. Aku pergi dulu ya. ” Kyuhyun menstater motornya dan segera pergi. Neul Yong membalikkan badan dan segera menuju kelasnya. Dalam perjalanan, ia mendengar seseorang memanggilnya. “ Neul Yong-ah..” Neul Yong mencari asal suara itu dan tersenyum saat tahu ternyata Eunsoo yang memanggilnya. Ia tengah berlari-lari kecil menghampiri Neul Yong. Neul Yong menghentikan langkahnya agar Eunsoo bisa segera menyusulnya.

            “ Hosh,hosh,hosh.” Eunsoo mengatur nafasnya. Ia sudah ada disamping Neul Yong.

            “ Annyeong Eunsoo-ya.. ” Sapa Neul Yong.

            “ Annyeong. Kau kenapa kemarin tidak masuk ? ” Tanya Eunsoo saat ia sudah bisa mengatur nafasnya dengan baik. Mereka berdua berjalan menyusuri koridor sekolah.

            “ Aku terlambat. Tahu sendiri kalau datang lebih dari jam 7 pintu gerbang sudah ditutup. Makanya aku pulang saja. ”  Ucap Neul Yong.

            “ Hmm. Aku kira kau sakit. Tadi kau diantar siapa ? sama Kibum oppa gak ? ”

            “ Ani. Aku tidak akan pernah mau lagi diantar olehnya. Gara-gara dia aku terlambat. Mulai sekarang Kyuhyun oppa yang akan mengantar aku setiap hari.”

            “ Yaah, kenapa harus Kyuhyun oppa ? Kau tahu sendiri aku ini secret admirer nya Kibum oppa. Aku jadi tidak bisa melihat wajahnya lagi kan ?! ” Eunsoo memberengutkan bibirnya.

            “ Omo. Kau tidak usah begitu. Kau kan bisa setiap saat melihat wajahnya saat main kerumahku. ”

            “ Oh iya ya. Aku lupa. Hmm, baiklah. Setiap hari aku akan terus main kerumahmu. ” Eunsoo tersenyum memperlihatkan gigi pepsodentnya(?) itu.

            “ Yaah, jangan setiap hari lah. Aku tidak mau persediaan makananku habis hanya karena kau sering main kerumahku. ”

            Eunsoo memukul pelan lengan Neul Yong, “ Issh. Kau kira aku makan sebanyak apa sih ?! Aku bisa bawa cemilan sendiri. Tenang saja. ”

            “ Hmm. Arasseo. Baiklah kalau begitu. Silahkan bermain sesuka hatimu. Biar kau puas melihat wajah Kibum oppa.”

            “ Gomawo Neul Yong. Kau memang sahabatku yang paliiiing baik.” Eunsoo memeluk Neul Yong dengan kuat.

            “ YA! Aku tidak bisa bernafas nih. ” Neul Yong berusaha melepas pelukan Eunsoo.

            “ Upps. Mianhae.” Eunsoo segera melepas pelukannya sebelum ia merasakan bara api(?) muncul diubun-ubun Neul Yong.

****

          
            “ Eunsoo-ah, kau pulang dengan siapa nanti ? ” Tanya Neul Yong saat ia sedang merapikan semua buku-bukunya.

            “ Oppa ku yang akan menjemput. Kau ikut saja denganku. Kau mau ? ”

            “ Hmmm, apa tidak merepotkan nantinya ? ”

            “ Kau tidak usah merasa sungkan padaku. Kita kan sudah berteman lama sekali. Lagi pula, rumah kita juga searah. ”

            “ Baiklah kalau begitu. Gomawo Eunsoo.” Neul Yong tersenyum.

            “ Cheonman. ”

            Ponsel Neul Yong tiba-tiba berbunyi. “ Yeoboseyo ? ” Ucap Neul Yong.

            “ Neul Yong-ah.” Kata seseorang diseberang sana.

            “ Oppa. Ada apa menelepon ? ” Tanya Neul Yong.

            “ Kau mau menemaniku membeli sesuatu ? Aku butuh saran darimu.”

            “ Hmm. Baiklah oppa. Kau akan menjemputku kan ? ”

            “ Itu sudah pasti. Ya sudah kalau begitu. Kau tunggu aku ya. Aku akan segera kesana.”

      Sambungan itu terputus. Neul Yong kembali membereskan buku-bukunya.

            “ Siapa yang menelepon tadi ? ” Tanya Eunsoo.

            “ Kyuhyun oppa. Dia memintaku untuk menemaninya pergi. ”

            “ Oh. Kau jadi ikut aku atau tidak ? ”

            “ Mianhae. Sepertinya lain kali saja aku akan ikut. Gomawo sudah menawarkan aku untuk pulang bersama.”

            “ Hmm. Gwenchana. Kalau begitu, kajja kita keluar. Sekolah semakin seram saja kalau sudah tidak ada orang begini.” Eunsoo melihat ke sekeliling ruang kelasnya. Ia sedikit mengedikkan bahunya.

            “ Benar juga. Kajja.” Mereka berdua pun pergi.

            Sesampainya digerbang, mereka melihat mobil sedan hitam sudah terparkir.

            “ Oh, oppa ku sudah datang. Kau tidak apa-apa kan sendirian ? ” Eunsoo menoleh kearah Neul Yong. Dilihatnya Neul Yong sedang menyipitkan matanya. Arah matanya itu menuju ke mobil sedan hitam yang terparkir tidak jauh dari mereka.

            “ Neul Yong-ah ? ” Eunsoo mengibas-ngibaskan tangannya didepan wajah Neul Yong.

            Neul Yong tersadar dari lamunanya, “ Mwoya ? ”

            “ Kau sedang melihat apa ? ”

            Neul Yong menggeleng, “ Aniyo. Aku hanya saja pernah melihat sedan hitam itu. Tapi dimananya, aku lupa.”

            “ Maksudmu sedan yang diparkir disana itu ? ” Tunjuk Eunsoo.

            Neul Yong mengangguk.

            “ Itu mobil oppa ku. Kau mungkin pernah melihatnya dirumahku kali. ”

            “ Tidak mungkin. Aku kan sudah sering datang kerumahmu tapi tidak pernah melihat mobil itu.”



            “ Benar juga ya..” Pikir Eunsoo.

            TIN-TIN

            Terdengar bunyi klakson dari mobil tersebut. “ Sepertinya oppa mu sudah marah-marah. Kau duluan saja sana. ”

            “ kau tidak apa-apa aku tinggal sendiri ? ” Tanya Eunsoo.

            “ Gwenchana. Sudah sana.” Neul Yong mendorong-dorong Eunsoo.

            “ Ya sudah. Annyeong Neul Yong-ah..” Eunsoo melambaikan tangannya dan berlari kecil.

            Neul Yong melihat mobil itu mulai menjalankan ke-4 rodanya dan pergi.


~Di mobil Eunsoo~


            “ YA! Kau itu lama sekali sih kalau jalan. ” Seorang namja memukul pelan kepala Eunsoo.

            “ YA! Appo.” Eunsoo mengelus-elus kepalanya.

            “ Kau tadi bersama siapa ? ” Tanya namja itu.

            “ Oh, dia temanku. Namanya Shin Neul Yong.” Ucap Eunsoo. ‘ Neul Yong ? Bukankah dia Yeoja yang dikenalkan Kibum kemarin ? ‘ Batin namja itu.

            “ Shin Neul Yong ? Apa dia punya seorang kakak ?” tanya namja itu lagi.

            “ Punya. Cho Kyuhyun, kakak pertamanya dan Kim Kibum, kakak keduanya. Neul Yong anak terakhir.”

            “ Kenapa marga mereka semua berbeda-beda ? ”

            “ Oppa tidak tahu ? Mereka semua itu anak-anak panti asuhan. Mereka keluar dari panti asuhan mereka untuk hidup mandiri. Jadilah mereka seorang kakak beradik tanpa mempunyai darah daging yang sama.”

            “ Kenapa mereka hidup bersama  ? Bukankah itu tidak boleh ? ” Tanya namja itu lagi.

            “ Aku tidak tahu. Kenapa oppa menanyakan itu padaku ? ” Tanya Eunsoo heran.

            “ Aniya. Hanya ingin bertanya.” Jawab namja itu. ‘ Aku jadi tertarik dengan Yeoja itu.’ Batinnya.

~Di mobil Eunsoo~


            “ YA! Kau itu lama sekali sih kalau jalan. ” Seorang namja memukul pelan kepala Eunsoo.

            “ YA! Appo.” Eunsoo mengelus-elus kepalanya.

            “ Kau tadi bersama siapa ? ” Tanya namja itu.

            “ Oh, dia temanku. Namanya Shin Neul Yong.” Ucap Eunsoo. ‘ Neul Yong ? Bukankah dia Yeoja yang dikenalkan Kibum kemarin ? ‘ Batin namja itu.

            “ Shin Neul Yong ? Apa dia punya seorang kakak ?” tanya namja itu lagi.

            “ Punya. Cho Kyuhyun, kakak pertamanya dan Kim Kibum, kakak keduanya. Neul Yong anak terakhir.”

            “ Kenapa marga mereka semua berbeda-beda ? ”

            “ Oppa tidak tahu ? Mereka semua itu anak-anak panti asuhan. Mereka keluar dari panti asuhan mereka untuk hidup mandiri. Jadilah mereka seorang kakak beradik tanpa mempunyai darah daging yang sama.”

            “ Kenapa mereka hidup bersama  ? Bukankah itu tidak boleh ? ” Tanya namja itu lagi.

            “ Aku tidak tahu. Kenapa oppa menanyakan itu padaku ? ” Tanya Eunsoo heran.

            “ Aniya. Hanya ingin bertanya.” Jawab namja itu. ‘ Aku jadi tertarik dengan Yeoja itu.’ Batinnya.

****


            Neul Yong masih berdiri didepan gerbang sekolah. Ia terus saja memandangi jam tangan yang bertengger(?) dilengannya. Sudah 1 jam lebih ia menunggu Kyuhyun menjemputnya. Dan waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore.  Akhirnya terdengar suara derungan mesin motor. Neul Yong menoleh ke kanan dan didapati motor sport biru Kyuhyun menghampirinya.

            Tidak butuh waktu sampai 1 menit, motor itu sudah berada tepat didepannya. Kyuhyun membuka helm berwarna hitam legam itu dan mengibas-ngibaskan rambutnya agar tidak terlihat berantakan. Ia menoleh ke arah Neul Yong dan tersenyum. “ Mianhae aku terlambat. Dijalanan sangat macet. Bahkan motorku saja tidak bisa menyelip mobil-mobil saking macetnya.”

            Neul Yong tersenyum. Entah mengapa ia tidak bisa untuk tidak tersenyum saat melihat Kyuhyun memperlihatkan senyuman yang menurutnya, sangat memabukkan. “ Gwenchana oppa. Ayo kita berangkat. Memangnya kau mau mencari apa sampai mau meminta pendapatku ? Biasanya kau pandai memilih barang-barang yang bagus.”

            “ Ada sesuatu yang ingin aku beli. Untuk seseorang. Makanya aku ingin meminta pendapatmu. ” Ucap Kyuhyun.

            “ Oh. Untuk seorang yeoja ya ? “ Tanya Neul Yong. Kyuhyun tersenyum dan mengangguk.

            ‘DEG’

            Entah mengapa rasanya jantung Neul Yong serasa ditekan. Neul Yong memegang dada sebelah kirinya itu. Sesak rasanya. Ini pertama kalinya Neul Yong merasa dadanya begitu sesak. Sulit untuk bernafas. Ia tidak mengerti kenapa ia begini. Neul Yong memaksakan seulas senyumnya agar Kyuhyun tidak curiga.

            “ Wah, siapa yeoja yang beruntung itu oppa ? ” Tanya Neul Yong.

            “ Hahaha. Ada pokoknya. Kajja. Aku tidak mau kita pulang terlalu malam. Aku sekalian ingin mentraktirmu makan. ” Kata Kyuhyun sembari memberikan helm berwarna putih.

            “ Oppa, kau membeli helm baru untukku ? ” Tanya Neul Yong.

            “ Ne. Supaya aku tidak masuk angin. Dari kemarin perutku rasanya tidak enak. Rasanya seperti terlalu banyak minum air.” Kyuhyun memegangi perutnya itu.

            “ Pasti ini gara-gara aku. Mianhae oppa karena aku sudah merepotkanmu. ” Neul Yong menundukkan wajahnya.

            Kyuhyun menyentuh dagu Neul Yong dan mengangkatnya, “ Kau tidak usah merasa bersalah seperti itu. Lebih baik aku yang sakit dari pada kau. Kau itu adikku. Jadi, jangan pernah merasa sungkan padaku. ” Kyuhyun tersenyum.

            Neul Yong membalas senyuman yang meneduhkan hatinya itu, “ Gomawo oppa. Oppa adalah oppa yang paling aku sayang didunia.”

            Kyuhyun masih tetap tersenyum namun ia berpikir, ‘ Apakah Neul Yong hanya menganggapku sebagai oppa ? Bukan sebagai namja ? ’

            Sadar dengan apa yang dipikirkannya, Kyuhyun segera menampiknya, ‘ Aniya. Aku tidak boleh berpikir seperti itu. ’

            “ Ayo cepat kau naik. Lebih cepat, lebih baik bukan ? ” Kata Kyuhyun. Neul Yong segera naik ke motor itu, memakai helmnya dan dengan perlahan memeluk pinggang Kyuhyun erat. Kyuhyun menyalakan mesin motornya dan melaju.

****

            “ Oppa, dari tadi kau hanya melihat-lihat saja. Sebenarnya apa yang ingin kau beli sih ? ” Neul Yong memandang oppa nya yang sedari dari hanya melihat-lihat benda yang dipajang di berbagai etalase toko.

            “ Aku juga tidak tahu. Aku bingung. Menurutmu, yang disukai oleh wanita itu apa saja ?”

            Neul Yong memegang dagunya tampak berpikir, “ Aku rasa karena aku sebagai wanita, akan sangat bagus kalau diberikan sesuatu yang tidak akan pernah dilupakannya seumur hidup.”

            Kyuhyun berhenti berjalan. Tatapannya menuju Neul Yong, “ Maksudmu apa itu sesuatu yang akan dikenang seumur hidup ? ”

            “ Cinta.”

            “ Cinta ? ” Tanya Kyuhyun heran.

            “ Cinta bagi seorang wanita adalah sebuah anugerah terindah yang diberikan oleh tuhan. Terlebih lagi cinta yang ia dapat adalah cinta yang  benar-benar tulus dari lubuk hati seseorang yang ia cintai. Rasanya hidup itu akan lengkap bila kita menemukan cinta sejati hanya untuk kita. ” jawab Neul Yong yakin.

            Kyuhyun terpaku mendengarnya, “ Ternyata adikku ini sudah besar ya.” Ia mengelus lembut rambut Neul Yong.

            “ Aku sudah kelas 3 SMA oppa. Memangnya aku ini anak kecil selamanya ?! ” Neul Yong memberengutkan bibirnya.

            “ Jangan marah seperti itu. Kajja, kita cari lagi. Sepertinya tadi aku sudah menemukan apa yang ingin aku beli. ” Kyuhyun menggenggam tangan Neul Yong dan berlari kecil.

****

            “ Bagaimana menurutmu ? ” Kyuhyun menunjukkan sepasang kalung untuk pasangan. Kalung tersebut berbentuk lingkaran dan ditengah lingkaran tersebut ada gambar hati yang menyembul keluar. Saat hati itu ditekan, kalung tersebut terbuka dan didalamnya bisa disimpan foto.

            “ Bagus oppa. Beli saja yang ini. ” Neul Yong mengangguk tanda setuju.

            “ Baiklah kalau begitu. Kau kutinggal sebentar ya. Aku mau membayarnya dulu setelah itu kita pergi makan.”

            “ Oke.”

            Kyuhyun berjalan menuju kasir sedangkan Neul Yong menyusuri setiap bagian yang ada di toko tersebut. Neul Yong melihat sekeliling toko tersebut dan tersenyum. Ia melihat sepasang boneka teddy bear yang sedang tersenyum memegang hati. Teddy bear itu saling berhadapan dan tersenyum. Seperti bermaksud ingin memberikan hati itu kepada pasangannya.

            Neul Yong sangat ingin membelinya namun uangnya sedang menipis. Bos tempatnya ia bekerja tidak akan memberikan gaji nya sebelum tanggal 30. Dan tanggal 30 itu baru lusa. Neul Yong hanya bisa menghela nafas dan berbalik. Dilihatnya Kyuhyun masih mengantri untuk membayar.

            Neul Yong menghampiri Kyuhyun dan menyentuh lengannya. “ Oppa, aku tunggu diluar ya.” Kyuhyun mengangguk dan tersenyum.

            Beberapa menit kemudian, Kyuhyun keluar dan membawa kotak kecil yang diberi pita berwarna pink. “ Aku sudah selesai. Sekarang waktunya kita makan. Kau mau makan dimana ? ”

            “ Dimana saja yang penting perutku kenyang. ”

            “ Oke. Aku tahu tempat yang bagus. ” Kyuhyun menaiki motornya, menyalakan motornya dan memakai helm. Neul Yong pun juga mengikuti Kyuhyun. Setelah Neul Yong memeluk pinggang Kyuhyun, ia baru            menjalankan motornya.

            Mereka berhenti di restoran makanan Eropa dikawasan Myeongdong. Kyuhyun menarik Neul Yong dan membawanya masuk ke restoran itu. Mereka duduk dimeja paling sudut restoran ini.

            Pelayan tersebut memberikan buku menu masakan yang ada direstoran ini. Neul Yong membuka buku menu tersebut dan matanya tiba-tiba terbelalak. “ Oppa.” Neul Yong berbisik agar suaranya tidak didengar oleh pelayan yang masih menunggu pesanan dari mereka.

            “ Hmm ? ” Kyuhyun bergumam. Tatapan matanya masih turun-naik melihat daftar makanan.

            “ Kau benar mau mentraktirku disini ? ”

            “ Ne. Waeyo ? ”

            “ Apa tidak apa-apa ? Makanan disini terlalu mahal menurutku. Kita ganti restoran saja ya ? ” Tanya Neul Yong yang masih berbisik. Ia tidak enak bila didengar oleh sang pelayan.

            Kyuhyun mengangkat wajahnya dan tersenyum, “ Gwenchana. Hari ini aku dapat uang banyak hasil part time ku. Sekali-kali aku ingin mentraktir yeodongsaeng ku makanan mahal.”

            “ Jeongmalyo ? Benar oppa tidak keberatan ? ” Tanya Neul Yong lagi.

            “ Sudah aku katakan tidak apa-apa. Hmm, aku pesan Pizza Carbona dan jus Jeruk saja. ” Pelayan tersebut langsung menulis pesanan Kyuhyun. “ Kau mau pesan apa ? ”Tanya Kyuhyun.

            “ Aku sama denganmu saja oppa. Aku tidak begitu mengerti masakan barat.” JawabNeul Yong.

            Kyuhyun mengulang lagi pesanannya, “ 2 Pizza Carbonara dan 2 jus jeruk ya.”

            “ Baiklah tuan. Mohon tunggu sebentar.” Pelayan itu tersenyum. Mengambil kembali daftar menu dan pergi.

            “ Oppa.”

            “ Hmm.”

            “ Yeoja itu.. Yeoja yang akan oppa berikan kalung itu, apakah aku mengenalnya ? ”

            Kyuhyun menopang dagu dengan sebelah tangannya, tersenyum. “ Kau mengenalnya. Bahkan sangat mengenalnya. ”

            “ Aku mengenalnya ? Seingatku, oppa tidak pernah memperkenalkan teman wanitamu padaku.”

            “ Benarkah ? Kau mungkin lupa.”

            “ Hmm, mungkin. ” Neul Yong mengangkat bahunya.

            Lalu keheningan menyelimuti mereka berdua. Dan tepat pada saat itu, pelayan datang membawa pesanan mereka. Mereka makan dalam diam. Tiba-tiba ada seseorang yang memanggil Neul Yong.

            “ Neul Yong-ah.”

            Neul Yong menoleh dan mencari asal suaranya. Dilihatnya Eunsoo melambai ke arahnya. Eunsoo bersama dengan namja jangkung yang tidak begitu asing dimatanya. Eunsoo menghampiri Neul Yong bersama dengan namja itu.

            “ Ternyata kau sedang disini. Oh, Kyuhyun oppa. Annyeong haseyo.” Eunsoo membungkukkan kepalanya. Kyuhyun tersenyum dan balas mengangguk.
 
            “ Oh iya, Neul Yong-ah. Perkenalkan, ini oppa ku Choi Minho. Oppa, ini temanku, Shin Neul Yong dan ini kakaknya, Cho Kyuhyun.” Eunsoo memperkenalkan Minho ke mereka berdua.

            “ Annyeong. Ini kedua kalinya aku bertemu denganmu, Shin Neul Yong. Kau ingat aku bukan ? ” Tanya Minho.

            Neul Yong mengernyitkan dahinya dan teringat, “ Oh, Gurae. Kau teman Kibum oppa bukan ? ”

            “ Ne. Ternyata kau masih mengingatku. ”

            Eunsoo terlihat heran, “ Oppa mengenal Kibum Oppa ? ”

            Minho mengangguk, “ Dia teman satu kuliahku.”

            “ Oh. ” Eunsoo mengangguk tanda mengerti.

            “ Baiklah kalau begitu. Kami berdua tidak akan mengganggu kalian. Selamat makan. Annyeong.” Minho membungkukkan kepalanya dan membawa Eunsoo pergi. Kyuhyun melihat punggung namja itu. ‘ Kenapa tatapan matanya kepada Neul Yong seperti itu ? ’ Batinnya.

            Merasa Minho dan Eunsoo sudah menjauh, Kyuhyun berkata, “ Kau mengenal namja itu ? ”

            “ Ne. Kibum oppa yang mengenalkanku saat ia bermain kerumah kemarin. ”

            “ Oh. Ya sudah, cepat kita makan. Nanti Kibum marah-marah karena kita pulang telat.”

****

            Minho mengajak Eunsoo mencari meja yang tidak begitu jauh dari meja tempat Neul Yong dan Kyuhyun duduk. Setelah menemukan meja yang tepat, Minho mengambil tempat dimana ia bisa menatap Neul Yong. Dan Eunsoo mengambil tempat duduk yang berhadapan dengan Oppanya itu.

            “ Jadi oppa mengenal Kibum ? ” Tanya Eunsoo setelah mereka duduk.

            “ Hmm. Kenapa memangnya ? ” Tanya Minho. Namun matanya tidak menatap adiknya itu. Ia sedang menatap Neul Yong yang sedang makan.

            “ Aku kan bisa meminta bantuan oppa buat kenalin aku dengannya. Kau tidak tahukan oppa, aku ini adalah secret admirer nya.”



            “ Hmmm, begitu.” Minho masih saja menatap Neul Yong yang jaraknya hanya sekitar 1 meter dari tempatnya.

            Menyadari Oppa nya itu tidak memperhatikannya, Eunsoo mendengus sebal dan melihat arah pandang oppa nya itu. Saat tahu siapa yang oppa nya lihat, Eunsoo menyeringai kecil.

            “ Oppa tertarik dengan Neul Yong ya ? ” Tanya Eunsoo langsung.

            “ Hah ? Mwo ? Apa yang kau bilang tadi ? ” Tanya Minho yang akhirnya menatap adiknya itu heran.

            “ Oppa tertarik dengan Neul Yong kan ? ” Tanya Eunsoo.

            “ A..a.. Aniyo. Kata siapa ? ” Minho terlihat gugup menjawabnya.

            “ Sudahlah oppa. Aku sudah tahu bagaimana kau memandang wanita yang membuatmu tertarik. Kau mau aku membantumu ? ”

            Minho terdiam. Ia belum berani menjawabnya.

            “ Bagaimana ? Kau mau aku membantumu tidak ? Mumpung aku sedang baik padamu nih. Tawaran tidak akan datang 2 kali ya.”

            “ Hmm. Baiklah. Bantu aku memilikinya.”

            “ Waahh, Kalau kata-kata oppa sudah seperti itu, berarti kau sudah lebih dari sekedar tertarik ya oppa.” Eunsoo menyeringai jahil. “ Tapi ada 1 syarat.” Katanya lagi.        

            “ Apa syaratnya ? ”

            “ Sini aku bisikkan.” Minho mendekatkan telinganya dan mendengar syarat yang diminta adiknya itu. Minho tersenyum.

            “ Itu sih gampang. Aku kan dekat dengannya. Aku jamin dia pasti akan menyukaimu.” Kata Minho.

            “ Baiklah oppa. Kita Deal ? ” Eunsoo mengulurkan tangannya.

            Minho menjabat tangan itu, “ DEAL ! ” dan Tersenyum.




****

          
            Neul Yong bangun pagi-pagi sekali untuk menyiapkan sarapan untuk para oppa nya. Ia melihat kamar masing-masing oppa nya itu dan melihat mereka berdua masih tertidur lelap. Tidak enak membangunkan mereka bedua, Neul Yong turun ke dapur dan segera menyiapkan sarapan pagi.

            Mengambil celemek yang biasa ia pakai dan bertolak pinggang. Bingung ingin memasak apa. “ Hmm, lebih baik aku buat apa ya ? ” Kemudian ia membuka kulkas dan melihat bahan makanan apa saja yang bisa ia gunakan. Neul Yong mengambil kimchi yang sudah ia buat 3 hari yang lalu. “ Aku buat nasi goreng Kimchi saja deh. ”

            Tidak butuh waktu lama bagi Neul Yong untuk membuatnya. Hanya 10 menit saja, nasi goreng kimchi tersebut sudah tersaji dimeja makan. “ Selesai. Sekarang waktunya untuk membangunkan Oppadeul. ”

            Neul Yong membuka celemeknya. “ Eh, talinya kok susah dibuka sih ? ” Ia berusaha keras untuk membuka tali celemek itu. “ Iissh. Aku minta bantuan oppa saja deh. ” Namun sebelum ia beranjak, tubuhnya tertahan karena ada seseorang yang menarik celemeknya  itu. Neul Yong terdiam. Entah siapapun dari oppa nya itu sedang berusaha untuk melepaskan tali tersebut.

            Setelah merasa tali itu sudah terlepas, Neul Yong segera membuka celemek itu dan membalikkan tubuhnya itu. Dilihatnya Kyuhyun oppa sedang tersenyum memandangnya. “ Oppa, kau sudah bangun ? Gomawo sudah membantuku melepaskan ini. ” Neul Yong mengangkat celemek yang masih digenggamnya.

            “ Cheonman. Dan gomawo sudah memasakkan sarapan pagi. Hmmm, baunya enak sekali.” Kyuhyun terlihat sedang menghirup bau enak dari masakan itu.

            “ Hehehe.. Oke kalau begitu, aku akan membangunkan Kibum oppa dulu. ” Neul Yong hendak pergi meninggalkan Kyuhyun. Namun Kyuhyun menahannya. “ Ia sudah bangun dari tadi. Kau lebih baik segera mandi. Nanti jam setengah 7, aku antar.”

            “ Oh. Oke. ” Kyuhyun melepas pegangannya dan membiarkan Neul Yong pergi mandi.

****

            “ Baiklah kalau begitu. Nanti aku jemput ya. Annyeong.” Kyuhyun segera menggas motornya dan pergi.
 
            Belum sempat Neul Yong membalikkan tubuhnya, sebuah mobil sedan hitam terparkir tepat didepannya. Ia sudah tahu mobil siapa ini. Seseorang turun dari mobil tersebut dan ternyata Eunsoo. Eunsoo tersenyum memandang Neul Yong.

            “  Neul Yong-ah.. Annyeong. ” Sapa Eunsoo.

            “ Annyeong. ” Neul Yong membalas sapaan Eunsoo. Eunsoo mengetuk kaca mobil dan kaca mobil itu serta merta langsung turun. Ia berpamitan dengan sang pengemudi. “ Oppa, nanti jemput aku seperti biasa ya. ”

            Sang pengemudi yang tak lain adalah Minho mengangguk. Dan Neul Yong lihat, Minho tersenyum padanya. Merasa tidak enak, Neul Yong membungkukkan kepalanya, “ Annyeong haseyo, Minho-ssi.” Sapa Neul Yong.

            “ Annyeong Neul Yong. Bagaimana kabarmu ? ” Tanya Minho masih dengan senyuman yang tersungging dibibirnya.

            “ Baik. Bagaimana dengan Minho-ssi sendiri ? ”

            Minho menunjuk dirinya sendiri, “ Aku ? Sudah pasti aku baik-baik saja. Gomawo.”

            Neul Yong tersenyum dan dilihatnya Eunsoo melambaikan tangannya, “ Sudah dulu ya oppa. Aku dan Neul Yong pergi dulu. Jangan lupa nanti menjemputku ya.”

            Minho mengangguk dan tersenyum menatap adiknya itu dan Neul Yong, “ Kalau begitu aku pergi dulu. Annyeong.” Ia menutup kaca mobil itu dan kemudian melajukan mobilnya.

            Eunsoo merangkul pundak sahabatnya itu, “ Ayo kita masuk.” Dan tersenyum penuh arti.

****

            “ Neul Yong-ah..” Eunsoo dan Neul Yong sedang menunggu oppa mereka masing-masing di gerbang untuk menjemput.

            “ Hmm ? ” Gumam Neul Yong.

            “ Aku boleh bertanya padamu boleh ? ”

            “ Mau tanya apa ? Kok pake basa-basi segala ? Biasanya kamu langsung to The Point ?! ” Tanya Neul Yong heran.

            “ Hehehe.. Iya deh, langsung aja ya, Kibum oppa belum punya pacar kan ? ”

            “ Oh. Belum. Dia masih single kok. Tenang saja, kalau dia sudah punya pacar, langsung aku bilang padamu, Oke.”

            “ YA ! Kau tidak mau mendukung sahabatmu ini ? ” Ucap Eunsoo merengek tidak jelas.

            “ Hahahaha. Aku pasti mendukung mu lah. Tapi yang aku lihat, usahamu kurang gereget. Oppa ku yang satu itu kurang begitu suka dengan Yeoja yang plin-plan. ” Neul Yong menepuk-nepuk pundak sahabatnya itu.

            “ Baiklah kalau begitu. Aku akan berusaha dengan keras. FIGHTING ! “ Eunsoo melempar tinjunya ke udara, tanda bersemangat.

            “ Nah, itu baru temanku. ”

            “ Oh ya, ngomong-ngomong soal pacar, kau belum punya pacar kan ? ” Tanya Eunsoo.

            “ Mwo ? Pacar ? Aniyoo. Aku sama sekali tidak pernah memikirkan hal seperti itu.” Sanggah Neul Yong.

            “ Hmm, tapi kau punya orang yang disukai tidak ? ”

            “ Orang yang disukai ? ” Neul Yong sedang berpikir, entah mengapa di otaknya terbayang muka Kyuhyun yang sedang tersenyum lembut kepadanya. Neul Yong menggeleng-gelengkan kepalanya. ‘ Aniyo. Apa yang sedang aku pikirkan ini ? ’ batin Neul Yong.

            Belum sempat Neul Yong menjawab pertanyaan Eunsoo, mobil sedan hitam dan motor sport biru muncul secara bersamaan. Secara bersamaan juga, Minho membuka kaca mobil nya tersebut dan Kyuhyun membuka Helm nya. Motor sport Kyuhyun tepat disamping mobil sedan Minho.

            Kyuhyun menoleh kearah Minho dan begitu juga dengan Minho. Mereka berdua saling menatap. Entah mengapa dalam hati Kyuhyun tidak begitu suka dengan Namja yang sedang menatapnya itu. Begitu pula sebaliknya, ada sesuatu yang aneh yang membuat Minho tidak suka dengan Namja yang ada dihadapannya ini.

            “ Oppa.” Neul Yong menghampiri Kyuhyun dan berhasil membuat Kyuhyun mengalihkan tatapannya.

            “ Hai. Ayo kita pulang. ” Kyuhyun segera memberikan Helm putih itu dan menyuruh Neul Yong untuk segera naik. Menancapkan giginya dan segera pergi. “ Aku duluan ya Eunsooo ya..” Teriak Neul Yong yang sudah agak jauh dari pandangan Eunsoo.

            Eunsoo segera memasuki mobil dan dilihat oppanya itu sedang menatap kesal stir yang ia genggam. “ Oppa..” Panggil Eunsoo. “ Oppa..” Panggil Eunsoo lagi.

            “ Ah, Mwo ? ” Akhirnya Minho mendengar panggilan adiknya itu.

            “ Ada apa denganmu ? ” Tanya Eunsoo.

            “ Tidak apa-apa. Hanya saja, aku tidak begitu suka caranya itu menatapku.”

            “ Maksudmu Kyuhyun oppa ? ” Minho mengangguk.

            “ Mungkin itu hanya perasaanmu saja oppa. Kyuhyun oppa itu orang nya baik sekali. Bahkan ku akui ia lebih baik dibandingkan Kibum oppa.”

            “ Huuh.” Minho mendesah keras.

            “ Sudahlah oppa. Tenang saja, aku akan tetap membantumu. Ayo cepat pulang. Cacing diperutku sudah tidak tahan minta diisi nih. ”

            “ Oke,oke.”

****

            Sesampainya dirumah, Minho segera ke kamarnya. Menghempaskan tubuhnya ke kasur. Sebelah lengannya menutupi kedua matanya. Mendesah keras. “ Apa maksud dari tatapan namja itu ? Membuatku kesal saja.”

                Minho bangun dari tidurnya, kemudian ia mengambil ponsel disaku celananya. Ada 1 message masuk. Dari yeodongsaengnya.

                From     : Yeodongsaengku
                To           : Minho Oppa

                Oppa, aku tahu sekarang apa yang kau inginkan. Ini no nya : 079655****
                Cepat kau mulai mendekatinya. Aku akan mendukungmu oppa. Tapi jangan lupa dengan janjimu ya. AJJA AJJA FIGHTING Oppa ! ;)

                Minho tersenyum. Ia mulai mengetik balasan untuk adiknya.

                From     : Minho Oppa
                To           : Yeodongsaengku

                Gomawo saengku yang cantik !! Aku akan membantumu asalkan kau membantuku juga. Arasseo ?! ;)

                Dan Minho mengklik tombol SEND. Ia menimbang-nimbang tawaran adiknya itu. Ia mengsave no itu dengan nama Expected NY. Lalu dengan segera menekan tombol CALL. Menempelkan ponsel itu ditelinganya. Tapi ia merejectnya sebelum nada sambung terdengar.

                “ Aishh. Ada apa denganku ini ? Seorang Choi Minho kenapa menjadi pengecut begini ? ” Ucapnya kepada dirinya sendiri. Lalu ia menekan tombol call lagi, menempelkan ponsel itu ke telinganya. Tidak begitu lama nada sambung terdengar. Minho menegakkan tubuhnya dan mengatur nafasnya perlahan. “ Yeoboseyo ? ” Terdengar suara yang begitu lembut dari seberang ponsel. Nafas Minho tercekat.

****
                Neu Yong sedang melayani pelanggan ditoko tempatnya bekerja. Namun saku bajunya bergetar. Ternyata ponselnya berdering. “ Mianhae agassi, saya ingin mengangkat telfon dulu sebentar. ” Neul Yong menundukkan kepalanya dan pamit kepada nona muda yang sedang memilah-milih High Heels.

            “ Yeoboseyo ? ” Neul Yong mengangkat telfonnya itu. Tidak terdengar suara siapapun. “ Yeoboseyo ? ” Ulangnya lagi. Masih tidak ada jawaban dari seberang sana. Neul Yong hendak mereject nya namun tiba-tiba terdengar suara, “ Hmm, Yeoboseyo ? Neul Yong-ssi ? ”

            Neul Yong kembali menempelkan ponselnya ditelinga. “ Ne. Neul Yong disini. Nuguseyo ? ”
            “ Hmm, ini aku. Choi Minho. ”

            “ Choi Minho ? Oppa nya Eunsoo ? ”Tanya Neul Yong heran.

            “ Ne. Benar. ”

            “ Oh, Annyeong haseyo Minho-ssi. Ada keperluan apa menelepon ? ”

            “ Hmm, Ani. Hanya ingin memastikan nomor mu. ”

            “ Oh, ngomong-ngomong darimana Minho-ssi mendapatkan nomorku ? Dari Eunsoo ya ? ”

            “ Ah, aniya. Dari...”

            TUUT,TUUT,TUUT

            Sambungan terputus. “ Loh, kok putus ? ” Neul Yong menaikkan sebelah alisnya. Akhirnya ia kembali memasukkan ponselnya ke saku bajunya.

            Dilain tempat, Minho menggerutu kesal. “ Aishh.. Pulsa abis..” Ia mendesah lagi dan melemparkan ponselnya itu ke ranjang. “ Lebih baik mandi saja.” 

****

            Neul Yong membuka locker bajunya. Hendak berganti baju. Jam kerja nya baru saja habis. Sekarang sudah pukul 9 malam. Dan ini waktunya dia untuk pulang. Selesai berganti baju, ia bersiap-siap untuk pulang. Mengambil tasnya itu dan pergi.

            Ia ingin sekali menelfon Kyuhyun untuk menjemputnya. Tapi jam segini oppanya itu pasti sudah tidur karena kelelahan. Akhirnya ia mengurungkan niatnya. Dan terpaksa ia harus menunggu bus malam-malam begini.


            Sudah hampir 30 menit Neul Yong menunggu bus di halte. Tapi tidak ada satu pun bus yang lewat. Jalanan sudah hampir sepi walaupun masih ada beberapa mobil yang lewat. Neul Yong terlihat cemas.

            Neul Yong merasa ia tidak sendiri dihalte itu. Menoleh ke kanan dan ia melihat seseorang dengan perawakan tinggi, memakai masker,  topi yang menutupi hampir seluruh wajahnya dan Jaket serta celana hitam. Neul Yong merasa bulu kuduknya naik.

            Neul Yong merasa tidak nyaman. Dan ia merasa orang itu mendekat kearahnya. Neul Yong bergeser menjauh. Namun semakin menjauh, orang itu semakin mendekatinya. Neul Yong berlari dan ternyata orang itu mengejarnya. Neul Yong panik. ‘ Astaga. Ya tuhan tolong aku.’

            Dalam keadaan panik dan masih berlari, Neul Yong mengambil ponselnya dan segera menelfon siapapun yang ada dideret no 1 dial CALL nya. Menempelkan ponsel itu ketelinganya. Nada sambung terdengar.

            “ Ayo, cepat angkat ! ” Neul Yong masih berlari dan sempat menoleh kebelakang. Orang tersebut semakin mendekat. Neul Yong semakin mempercepat larinya. Setelah menunggu lama, akhirnya telfon tersambung, “ Yeoboseyo ? ” terdengar suara dari seberang telfon.

            Neul Yong bernafas lega. Belum sempat menjawab, tiba-tiba...

 “ KYAAAAAAAAAAAA !!! ”
TBC

 Don't Be Silent Reader ya! Ok..
hargailah yg bikin FF ini :)
READ MORE - FF - Something // SHINee-Super Junior I

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

KAMSAHAMNIDA

Profile

My photo
Pangkalan Bun, Kalteng, Indonesia
Saya buat BLOG ini untuk berbagi dengan teman-teman penjelajah dunia maya.... WELCOME TO MY BLOG :)