Tuesday, April 19, 2011

FF - You're name in my heart

Tittle : You're name in my heart
Cast: Onew  
          Reader as Oh HyeMin
          Key
Other cast : Kim JongHyun
                     Choi MinHo
                     Lee Taemin
                     Park Hyona
Genre: Romance
length : (1/?)
Author : MutiaMia Andara

Sakit..
Hanya itu yang bisa kurasakan sekarang..
Bukan sakit seperti terkena penyakit parah..
Tapi “Sakit” yang begitu menghancurkan jiwa..

=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>
Author POV

            “ Annyeong.. Kamu dimana Hyona ? ” Hyemin berlari sambil mengangkat telepon dari temannya. Hari ini dia ada wawancara pekerjaan. Dan temannya yang harusnya menjemputnya itu tidak datang-datang.
            “ Mian Hyemin. omma ku tiba-tiba minta dijemput di bandara. Dia habis dari luar negeri. Dan katanya dia lelah. Kamu bisa pergi duluan kan ? Mian Hyemin. Jeongmal mianhae.” Temannya yang diujung telepon meminta maaf.
            “ Hmmm, Arrasseo. Salam saja buat omma mu ya. Annyeong.” Hyemin menutup flap Hp nya. Dia hanya bisa mendesah. Waktu wawancara akan dimulai 20 menit lagi. Dan dia belum sampe setengah perjalanan.
            ‘ Aku harus berlari.’ Batinnya.
            Hyemin berlari dengan kencangnya. Dia suka berlari. Menurutnya, hanya dengan berlari dia bisa menumpahkan seluruh penat yang ada di hatinya. Namun tiba-tiba,
            ‘BUGH’
            Hyemin menabrak seseorang. “ Mianhae. Jeongmal mianhae songsaengnim.” Hyemin  menundukkan kepala dan melihat wajah orang yang ditabraknya. Dia memakai kacamata hitam dan topi hitam. “ Mianhae. jeongmal mianhae.” Kemudian Hyemin berlari lagi. Seseorang yang ditabraknya hanya diam. Dia terus melihat kearah dimana Hyemin berlari. Orang tersebut membuka kacamatanya. Kemudian dia memungut sesuatu dari tanah. Ada gelang dengan inisial ‘H’. “ Apa ini punya yeoja itu ? ”
            Sementara itu, Hyemin tidak menyadari bahwa kejadian tadi akan sangat berpengaruh kepada kehidupannya nanti.

*******

            “ Annyeong haseyo. Oh Hyemin imnida.” Hyemin memperkenalkan diri kepada para member “SHINee”. Dia akan menjadi manajer sementara. “Hyemin inilah yang akan mengantikan saya selama kurang lebih 6 bulan kedepan sebagai manajer kalian. Saya sedang ada pekerjaan lain diluar negeri. Untuk itu dimohon kalian bisa membantu dia sementara saya gak ada. ” Ucap Manajer Lee (ngarang.com nama manajer SHINee). “ Ne. ” Ucap member SHINee serentak kecuali sang LEADER, Onew. Dia hanya menganggukkan kepala lalu bersikap acuh tak acuh.
            “ Kamu pasti sudah mengenal masing-masing member. Ada Key..” Saat Manajer lee menunjuk Key, Key berkata “ Annyeong. Chukkae Hyemin. Kau akan menjadi manajer kami. Ini pertama kalinya manajer kita seorang yeoja yang manis.” Minhye pun tersipu malu.          “ Lalu ada Taemin, Minho dan Jonghyun..”
          “ Annyeong Hyemin.. Umur kamu hanya beda 2 tahun dari aku ya. Berarti aku harus memanggilmu Noona. ” Taemin mengeluarkan senyuman manisnya.
            “ Annyeong. Minho imnida. Mohon bantuannya Hyemin.”
            “  Jonghyun imnida. Semoga kita bisa menjadi partner yang baik.”
            “ Dan dia adalah sang LEADER, Onew..” ucap manajer Lee. Tapi gak ada respon apapun dari Onew. Dia hanya melihat kearah Minhye sebentar lalu mengalihkan pandangannya lagi.
            “ Oke. Semoga kalian cepat akrab. Saya pergi dulu.”
            “ Ne. Gamsahamnida songsaengnim. ” Hyemin menundukkan kepalanya.
            Kemudian Hyemin melihat sekeliling. Dia sekarang berada di dalam ruang tamu SHINee. ‘ Rapi sekali dan nyaman.’ Batin Hyemin. Tiba-tiba ada yang menepuk pundak Hyemin. Hyemin menoleh dan melihat Key sedang tersenyum. “ Kajja. Aku antarkan ke kamar tidurmu.” Key kemudian menarik tangan Hyemin. Key berhenti disudut ruang tamu, ada ruangan yang tidak terlalu besar juga tidak terlalu kecil. “ Aaaa, ini dia kamarmu.” Key membuka pintu ruang tersebut dan Hyemin terkejut melihatnya. Kemudian Hyemin duduk di kasurnya yang terlihat nyaman. “ Kamu suka ? Silahkan beristirahat.” Key menutup pintunya. Sebelum pintu itu tertutup, Hyemin berkata, “ Gomawoyo Key. ”Key pun tersenyum.
            Hyemin melihat sekelilingnya. Ruangan berwarna biru muda seperti warna kesukaannya, disudut ruangan ada meja multifungsi. Bisa untuk berhias, mengerjakan tugas, bermain computer, pokoknya semuanya hampir bisa. Kasur yang ia duduki tidak terlalu besar tetapi sangat nyaman dan hangat. “ Hmmm, hari-hari berat ku akan dimulai. Ayo Hyemin. Aja,Aja FIGHTING !!!” Hyemin menyemangati dirinya sendiri.

=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>
HYEMIN POV
            ‘KRIINGGGG’
            Jam wekerku berbunyi nyaring. Waktu menunjukkan pukul 06.00 waktu korea. Aku telah menset jam ku sebelum tidur. Para angota SHINee ada jadwal syuting di salah satu stasiun TV ternama di korea jam 7.30 . Dan aku lah yang akan mengurus semua keperluan para anggota SHINee. “ Hmmm, waktunya untuk membuat sarapan pagi.” Aku pun segera bangun dan menggosok gigiku. Kemudian aku pergi ke dapur dan segera menyiapkan makanan untuk para anggota SHINee.
            “Hmmm, enaknya buat apa ya ? ”
            “ Bagaimana kalau kamu membuat omelet ?” Aku terlonjak kaget. Ternyata ada Jonghyun-ssi. “ Aigo, jonghyun-ssi. Annyeong haseyo. Kau membuatku kaget. ”
            “ Hahahaha. Mianhae Hyemin. Aku memang selalu seperti itu. Kau mau memasak?”
            “ Ne jonghyun-ssi. Member SHINee sering sarapan apa ?”
            “ Yah, seperti orang-orang biasa. Kami makan nasi, lalu sup kimchi dan biasanya ditambah sama bulggogi atau omelet.”
            “ Hmm. Arrasseo. Kalau begitu, aku akan buat itu. Ngomong-ngomong, Jonghyun-ssi selalu bangun pagi-pagi ya ?”
            “ Ne. Karena aku adalah anggota SHINee yang selalu bangun paling awal. Tapi sepertinya sekarang sudah digantikan.”
            “Digantikan ? Nugu ? ”
            “ Sama kamu lah Hyemin. Karena kamu bangun lebih awal 10 menit dibanding aku.”
            “ Hahaha. Mianhae jonghyun-ssi karena rekormu telah tergantikan.” Aku dan Jonghyun-ssi pun tertawa bersama. Selama 30 menit, aku membuat sarapan dan dibantu oleh Jonghyun-ssi (walau tidak begitu banyak membantu karena jonghyun-ssi tidak terlalu pintar memasak.)
            Setelah itu, aku membangunkan para member SHINee yang masih tertidur lelap. Pertama aku membangunkan Minho, tidak terlalu susah Minho. Dengan sekali-dua kali goncangan badan, dia langsung terbangun. Lalu Taemin, agak susah juga membangunkan taemin. Dia harus sedikit digoncang lebih keras dari pada Minho. Ketika tersadar, dia sedikit malu-malu karena aku yang membangunkannya. Manis sekali Taemin. Lalu Key, dengan sekali-dua kali dipanggil, dia langsung terbangun. “ Aigo, aku malu sekali yang membangunkan aku ternyata yeoja manis.” Kata Key yang selalu memperlihatkan evil smilenya saat dia menggodaku.
            Akupun mulai membangunkan sang LEADER. Agak susah membangunkannya. Dia menutup semua badan sampai kepalanya dengan selimut. Aku sibakkan sedikit selimutnya, dia langsung mengambil selimut itu lagi. Aku goncangkan sedikit badannya, dia masih tidak bergerak. Karena sudah tidak sabar, aku mengguncangnnya dengan keras dan meneriakinya. “ Onew-ssi, BANGUNNNN.. ” Lalu tiba-tiba Onew terbangun dengan wajah kaget. “ Waeyo ?” Onew terlihat linglung. “ Ani. Kalian sudah hampir terlambat untuk jadwal syuting kalian. Kajja. Kalian sarapan dulu. Sudah aku siapkan.” Saat aku menuju kedapur, aku melihat Onew menatapku dengan tatapan tidak suka. Dingin. Aku membalas tatapannya hanya dengan tersenyum. Saat aku tersenyum, Onew langsung mengalihkan kembali pandangannya.
            Dimeja makan, semua memuji keenakan masakan Hyemin. Kecuali Onew. Dia tidak menunjukkan respon sama sekali. Hanya makan dalam diam. ‘Sebetulnya orang ini kenapa sih ? Apa dia tidak suka padaku ?  ’

=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>

AUTHOR POV

            Waktu menunjukkan pukul 12 waktu seoul. Para member SHINee sedang sibuk mempersiapkan acara TV mereka. Hyemin sedang melihat studio tempat para member akan Syuting. Ini pertama kalinya Hyemin melihat studio Tv disalah satu stasiun Tv terkenal di korea. Banyak para kru yang berlalu lalang lalu banyak artis – artis Boy Band maupun Girl Band ada disini. Seperti Suju, Miss A, dll. Tepat pukul 1 siang, acara SHINee pun dimulai. Hyemin menontonnya tepat dibalik layar. Hyemin melihat para member SHINee merubah sifat-sifat asli mereka dan terlihat aura keartisan mereka keluar. Hyemin merasa heran dengan Onew. Dia didalam rumah atau saat sedang bersamanya terlihat sangat dingin, acuh  tak acuh bahkan terkesan ‘masa bodo’ seperti merasa didekatnya itu tidak pernah ada makhluk yang bernama Hyemin. Tapi saat syuting seperti ini, dia bisa tersenyum dan tertawa dengan lepas. ‘ Apa memang Onew tidak suka dengan kehadiran ku ? ’ Batin Hyemin.
            “ Sehabis ini kalian ada manggung di stasiun TV xxx. Mohon kalian untuk tetap semangat sampai jadwal hari ini selesai dan berjalan lancar.  ” Hyemin mencoba memberi semangat dan memberikan mereka teh hangat karena cuaca disana sedang dingin. Saat Hyemin ingin memberikan teh kepada Onew, dia menepisnya sehingga membuat teh itu tumpah. “ Aku tidak suka minum teh. Kau berikan saja kepada yang lain. ”  setelah berkata begitu, Onew pergi dari ruang rias. “ Sini kubantu. maafkan sikap Onew ya.Dia memang suka begitu. ” Key membantu Hyemin mengelap sisa teh yang tumpah. “ Tidak apa-apa. Aku maklum kok. Mungkin dia kelelahan atau apa. Aku tau pekerjaan kalian sangat menguras tenaga. Jadi aku bisa maklum. “
            “ Sekali lagi mianhae ya Hyemin. Tapi aku sangat senang kau mengerti keadaan kami. ” Key mengeluarkan senyumnya yang sangat khas. Senyuman itu bisa Hyemin merasa tenang. Waktu sekarang menunjukkan pukul 12.00 malam waktu korea. Para anggota SHINee terlihat kelelahan. Sesampainya dirumah, mereka langsung mengambil handuk dan mandi. Lalu mereka makan malam yang sudah dibuatkan oleh Hyemin. Dan tidak lupa sebelum mereka tidur,Hyemin membuat 5 cangkir cokelat panas. Semua meminumnya kecuali Onew. Setelah makan, dia langsung beranjak ke kamar tidurnya dan tidak keluar-luar lagi setelah itu.
            “ Onew tidak begitu suka cokelat panas. Bila ia kedinginan, dia lebih baik meminum soju ataupun sejenis alkohol. Karena dia sangat menyukai alkohol. Maklum saja dengan sikapya itu.” Minho menepuk pundak Hyemin lalu dia beranjak kekamar. Lalu disusul dengan Taemin dan Jonghyun. Yang tersisa hanyalah Key dan Hyemin yang sedang membereskan  piring-piring mereka sehabis makan. “ Hyemin-na...” Ucap key. “ Waeyo ?” Hyemin menjawabnya sembari mencuci piring-piring.“ Ani. Aku hanya senang bisa bertemu yeoja sepertimu. Kau yeoja yang tangguh. yang bisa mengurusi semua keperluan kami. Padahal umurmu tidak beda jauh denganku. Tapi kau sudah sangat dewasa. “ Ucap Key sembari meletakkan cangkirnya di tempat cuci.
            “ Gomawo Key. Tapi, ada yang ingin aku tanyakan padamu. Apa memang sikap Onew-ssi selalu seperti itu ? ”
            “ Ani. Sebelum ada kamu, dia biasa saja. Tidak bersikap aneh. Waeyo ?”
            “Aniyeo. Aku hanya merasa sepertinya Onew-ssi tidak menyukaiku saja. ”
            “ Mungkin itu hanya perasaanmu saja.”
            “ Semoga saja begitu. ”
            Lalu, keheningan menyelimuti mereka berdua. Ketika Hyemin menoleh, dilihatnya Key sedang menatap wajahnya. Matanya yang tajam itu seolah perlahan-lahan masuk kedalam jiwa Hyemin. Membuat jantung Hyemin berdebar 2 kali lebih cepat.

KEY POV

            Entah sejak kapan yang ada dipikiranku hanya yeoja yang sekarang ada dihadapanku ini. Yang sedang membalas tatapanku. Bulu matanya yang lentik, wajahnya yang manis seolah menyerap semua perhatianku. Ada semburat merah dipipinya yang membuat jantungku berdetak 2 kali lebih cepat dari biasanya. YEPPEUDA. Entah kenapa aku ingin sekali memeluknya.


 =>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>

AUTHOR POV

            “ Waeyo key ? Kenapa kau memandangku seperti itu ?” Hyemin menatap key kebingungan. “ Ada sesuatu yang aneh dengan wajahku ? ” Hyemin meraba-raba mukanya sendiri. Takut ada sesuatu yang menempel pada wajahnya.  
            “ Yeppeuda.” ucap Key lirih.
            “ Mwo ? Apa yang kau katakan tadi Key ?” Hyemin makin terlihat bingung.
             “ Ani. Aku sudah mengantuk. Ingin tidur. Kau juga sebaiknya tidur. Besok kau harus mengurusi kami lagi. Annyeong.” Key mengelus kepala Hyemin yang membuat Hyemin semakin bingung dengan sikapnya Key. “ Aneh. Onew sangat dingin terhadapku tapi kenapa Key sangat baik kepadaku ? ” Ucap Hyemin sembari meletakkan piring terakhir di tempat pengeringan piring. “ Selesai. Uugh, capeknya. Aku juga harus tidur. Besok pasti akan sangat melelahkan. ” Hyemin beranjak dari tempatnya menuju ke kamar tidurnya.
            Saat Hyemin ingin tidur, dia meraba-raba pergelangan tangannya. Dia mencari-cari sesuatu. “ Andwe. Dimana gelang pemberian omma ku ? ” Hyemin pun panik. Dia menjelajahi semua sudut di kamar tidurnya. “ Ya tuhan, dimana gelang itu ? Omma pasti marah besar karena aku menghilangkanya. ” Karena sudah terlalu lelah, Hyemin pun tertidur.

******
 2 bulan kemudian


            Jadwal manggung SHINee tidak pernah kosong. Setiap hari mereka harus Syuting dari stasiun tv yang satu ke stasiun tv yang lain. Sikap Key semakin baik kepadanya tetapi makin lama sikapnya Onew juga semakin dingin kepada Hyemin. Apapun yang dilakukan Hyemin, menurut Onew selalu salah. Contohnya tadi ketika Hyemin sedang memilihkan baju yang akan Onew pakai hari ini. Onew berkomentar dengan seenaknya. Tanpa memikirkan perasaan Hyemin. “ Kau ini, aku tidak mau memakai pakaian seperti ini. Terlalu kuno. ” Onew dengan sengaja menabrak bahu Hyemin sampai Hyemin hampir terjatuh. Untung ada Key yang langsung menahan Hyemin agar tidak terjatuh. “ Gomawo Key. ” Hyemin tersenyum simpul walau hatinya terasa sakit diperlakukan seperti itu oleh Onew. “ Cheonman. Lain kali kau harus waspada ya.” Key mengelus kepala Hyemin. Entah kenapa merasakan sentuhan Key membuat dirinya nyaman.
            Pukul 12 siang, waktunya para anggota SHINee untuk makan siang. Hyemin membawakan mereka bekal. Beberapa kotak bibimbap telah ia siapkan bukan hanya untuk para anggota SHINee, tetapi juga untuk para kru yang sedang beristirahat juga. “ Silahkan dimakan. Aku membawakannya untuk kalian semua. ” Ucap Hyemin seraya memberikan masing-masing 1 kotak bibimbap kepada para kru. “ Gomawo Hyemin-na.” Para kru serentak mengucapkan terima kasih kepada Hyemin. “ Ne. Cheonmaneyo. ” Hyemin membungkukkan badannya.
            ‘PRANGGG’
            Setiap pasang mata mencari asal bunyi itu. Dan yang terlihat, Onew dengan sengaja melempar makannya ke lantai. Alhasil, bibimpap itu jatuh kelantai semua. Hyemin memandang marah ke Onew. Mata mereka saling beradu. Onew balas menatapnya dengan dingin. Hyemin langsung mengambil bibimpap yang terjatuh. Key membantu Hyemin memungutnya. Tanpa terasa setitik-2 titik air jatuh dari mata Hyemin. Lama-kelamaan titik air itu semakin deras. Hyemin memohon izin sebentar untuk pergi kekamar mandi. Key ingin menyusulnya tetapi ditahan oleh Jonghyun.
            Hyemin menangis sejadi-jadinya di kamar mandi. “ Apa yang salah denganku ? Kenapa Onew-ssi begitu dingin terhadapku ? ” Ucap Hyemin disela-sela tangisannya.

=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>

KEY POV
            Aku tidak tahan melihat Hyemin menangis. Aku ingin memeluknya. Ingin menyampaikan bahwa ia ingin Hyemin membagi suka duka kepadanya. Tapi bagaimana? Aku bukan siapa-siapa. Aku melihat Hyemin sedang berjalan ke arah kami. terlihat lesu sekali. Mata kami saling bertemu. Hyemin tersenyum. Aku tahu senyuman itu ia paksakan agar kami tidak menghawatirkannya. “ Bagaimana? Apakah kamu sudah merasa tenang ?” Tanyaku. Aku melihat wajahnya pucat sekali. “ Ne. Gomapta sudah menghawatirkanku Key. Aku tidak apa-apa. Dimana Onew-ssi ? Acara nya akan dimulai sebentar lagi.”
            “ Aku tidak tahu. Mungkin ia sedang diluar. ”
            “ Kalau begitu aku akan memanggilnya. ”
            “ Jangan. Kau disini saja. Biar aku yang akan memanggilnya. ”
            “ Oh. Gomawo Key. ”
            Kemudian aku langsung mencari hyong. Aku menemukannya sedang duduk dibangku kayu dekat mobil Kru. Aku melihatnya sedang mengamati seseuatu yang ia pegang. Saat dia menyadari keberadaanku, dia langsung menaruh benda itu dikantung celananya. “ Waeyo kibum ?” Tanyanya. “ Acara sebentar lagi dimulai. Aku diminta Hyemin untuk menjemputmu. ”
            “ Oh. Baiklah.” Kemudian Onew berdiri. Disentuhnya pundakku, dan dia berbisik “ Sepertinya kau sangat menyukai Hyemin. ” Aku menoleh menatap Hyong, kemudian menyusulnya. ‘ Apa benar yang tadi dikatakan oleh hyong ? Apa benar kalau aku menyukai Hyemin ? ’

=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>

HYEMIN POV

            Pagi pun menjelang. Hari ini para anggota SHINee tidak memiliki jadwal kegiatan apapun. Jadi mereka libur seharian dari kegiatan yang luar biasa padatnya. Aku seperti biasa memulai harinya dengan lari pagi lalu membuat sarapan dan membangunkan para member SHINee. Dan seperti biasanya pula hanya Onew yang paling susah dibangunkan. Harus dengan teriakanku lah baru dia akan terbangun. Entah kenapa hal itu sedikit membuat ku senang walaupun sikap Onew kepada ku tidak berubah sedikitpun.
            Sehabis mereka semua sarapan, Aku kembali lagi ke pekerjaannya yang selalu tertunda yaitu mencari gelang pemberian ibunya. Mungkin ini sudah yang ke 100 kalinya aku mejelajahi seluruh pelosok sudut yang ada di Dorm SHINee. Tapi tidak juga menemukannya. “ Noona, apa yang sedang kau lakukan ? ” Taemin bingung melihat kelakuan ku yang terlihat selalu jongkok disetiap sudut dorm ini. “ Ani. aaa, Taemin-na, kau pernah melihat gelang dengan inisial ‘H’ didekat-dekat sini ?” Tanya ku sembari melanjutkan pencariannya. “ Ani. Aku tidak pernah melihat benda seperti itu.”
            “ Oh. Kalau begitu ya sudah. Kau istirahat saja. Mumpung hari ini tidak ada jadwal.”
            “ Walaupun tidak ada jadwal juga, aku harus pergi kesekolah noona.”
            “ Oh iya aku hampir lupa.” Kata ku sambil menepuk dahi.
            Lalu Key pun datang. Dia terlihat rapi. “ Kau mau pergi kemana ?” Tanya Minho. “ Ya, seperti biasa. Aku ingin shopping. Aku ingin membeli baju yang sudah lama kuinginkan. ”
            “ Oh. Tapi jangan lupa bawa makanan ya.” Taemin menimpali.
            “ Oke.” Lalu Key pun mengampiri Hyemin. “ Hyemin-na...”
            “ Mwo ? ” aku menjawabnya tetapi masih saja terus mencari gelang.
            “ Dari pada kau terlihat bingung mencari gelang mu, lebih baik kau temani aku untuk berbelanja. Aku sedang bosan nih.”
            “ Minta ditemani yang lain saja.”
            “ Aniyeo. Aku hanya ingin ditemani olehmu. Kajja. Cepat kau ganti bajumu.” Key menarik lengan ku dan membawa ku kekamar tidur. “ Cepat. Aku akan menunggumu di ruang tamu. “ Aku hanya bisa mematung. “ Terkadang Key itu suka memaksa ya. Tapi ya sudahlah. Toh aku juga ingin refreshing. ” Akhirnya Aku pun menuruti kemauan Key. Kurang lebih 6 menit, Aku sudah berganti pakaian.
            “ Kajja. Nanti bis nya keburu pergi. ”
            “ Mwo ? Kita naik bis ?”
            “ Ne. Waeyo ? kamu gak suka ?”
            “ Bukan begitu. Hanya saja kau kan artis, pasti nanti banyak remaja yang akan mengenalimu. ”
            “ Tidak. Tenang saja. Karena aku kan melakukan penyamaran yang sangat dahsyat.” kemudian Key mengambil kaca mata hitamnya dan topi hitamnya. “ Woow, memang terlihat sangat dahsyat.” Ucap ku berdecak kagum. Tapi sepertinya aku pernah melihat orang seperti ini tapi entah dimana. “ Kajja. Ayo kita berbelanja..” Key menarik tangan ku. Tanpa mereka berdua sadari, ada seseorang yang memperhatikan mereka berdua dengan tatapan sendu.

AUTHOR POV

            Sesuai dengan keinginannya, Key mengajak Hyemin untuk pergi berbelanja. Mereka pergi ke salah satu departement store yang ada di Seoul. Key membeli banyak baju begitu pula Hyemin. “ Wah, topi ini bagus banget. Warna biru. Aku suka sekali.” Hyemin terpesona dengan topi yang ada di salah satu etalase toko. “ Kau suka yang itu ?” Tanya Key. “ Nee. Topi itu bagus sekali. Tapi aku sudah terlalu banyak membeli pakaian. ” Hyemin hanya bisa menundukkan kepala. Melihat itu, Key langsung menarik tangan Hyemin dan membawanya ke toko yang menjual topi itu.
            Hyemin sangat terkejut Key membelikan itu kepadanya. “ Mwo ? Benar topi ini buat ku Key ? ” Tanya Hyemin berseri-seri. “ Yep. Atau kau mau aku mengembalikannya lagi ?”
            “ Andwe. Aku sangat suka dengan ini. Gomawo Key.” Hyemin langsung memeluk Key. Key malu dibuatnya tetapi juga senang. Dia pun membalas pelukan Hyemin.
            “ Cheonmaneyo. Ayo,ayo lepaskan pelukanmu. Nanti bisa-bisa kita membuat skandal.”
            “ Ups, mianhae songsaengnim. Hahaaha.” Hyemin pun melepaskan pelukannya.
            “ Songsaengnim ? Hmm, oke lah kalau begitu Halmeoni. hahaha”
            “ Mwo ? Halmeoni ? Aku tidak setua itu tau.” Hyemin mencubit-cubit lengan Key.
            “ Aww, sakit Hyemin. Sudah cukup main-mainnya.”
            “ Ani. Biar tau rasa kau.hohoho.”
            “ Yaa, ampun,ampun.”
            “ Oke. Tapi kau jangan mengataiku lagi Halmeoni ya. Arrasseo ?”
            “ Ne. Arrasseo. Kajja. ” Key pun menggenggam tangan Hyemin. Saat mereka keluar dari  department store, mereka kaget kalau ternyata diluar sudah gelap. “ Aigoo. Kita sudah belanja terlalu lama. Pantas saja perutku terasa lapar. kajja. Ayo kita cari makanan.” Key menarik tangan Hyemin.
            Mereka berhenti di sebuah restoran kecil yang tidak jauh dari department store. Mereka memesan mie hitam disana (wah, padahal kan bukan Black Day ya). Mereka makan dengan lahapnya karena sudah sangat lapar. Key tiba-tiba tertawa. “ Waeyo ? Kenapa kau tertawa ?” ucap Hyemin bingung.
            “ Ani. Ada sesuatu yang menempel didekat mulutmu. Hahaha.” 
            “ Mwo ? Dimana ?” Hyemin meraba-raba daerah dekat mulutnya. Key mengambil Tissue dan melap bagian mulut Hyemin yang terkena noda mie. “ Gomawo Key.” Semburat merah muncul di pipi Hyemin. Setelah mereka mengahabiskan makanananya, mereka beranjak pulang. “ Kajja. Yang lain sudah menunggu. Tapi kita mampir sebentar dulu di minimarket ya. Mungkin Taemin sudah merengek-rengek menunggu makanan pesanan dia. ” Kata Key. Setelah membeli makanan untuk Taemin, ketika perjalanan ke Dorm, tiba-tiba hujan turun dengan deras. “ Aigo, Hujan. Ayo kita berteduh.” Kata Hyemin.
            Mereka berdua melihat ada box telephone kosong dan langsung  kesana sebelum pakaian yang mereka beli basah kuyup. Di box telepon itu sangat sempit. Mereka berdua berimpit apalagi ditambah belanjaan mereka sangat banyak. Tubuh mereka berdua sangat dekat sehingga dari mereka bisa mendengar detak jantung masing-masing. Mereka berdua saling bertatapan. Key memegang wajah Hyemin. Wajah mereka berdua sangat dekat. Makin lama semakin dekat dan Key mencium lembut bibir Hyemin. Mereka berdua saling berciuman.
            “ Saranghae..” Ucap Key setelah mereka berciuman. Hyemin tidak menjawab apapun. Dia hanya bisa menundukkan kepalanya. Key menyentuh dagu Hyemin dan mengangkat wajahnya. “ Kau tidak perlu menjawab apapun dulu. Karena aku hanya ingin menyampaikan perasaanku. Aku tidak akan memaksa. ” Key pun tersenyum. “ Gomawo Key.” Dan mereka berdua pun berpelukan. 

=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>

HYEMIN POV

            “Saranghae..”
            Astaga, kata-kata itu menghantui ku terus sejak kemarin. Dan yang tak ku sangka-sangka, aku telah berciuman dengannya. Aku tidak tahu apa yang aku rasakan kepada Key. Aku hanya merasa nyaman didekatnya. Itu saja. Ya tuhan, bantu aku. Aku bingung dengan yang aku rasakan. 
            “ DOOR..”
           Tiba-tiba ada yang menyadarkanku dari lamunanku dan aku kembali ke kehidupan nyata. Saat aku menoleh, diliat Jonghyun tersenyum kepadaku. “ Apa yang sedang kau pikirkan ? Dari tadi aku liat kau sedang melamun.” Jonghyun mengambil tempatnya disebelahku. Ternyata dari tadi aku sudah duduk di Sofa. “ Ah, ani. Tidak ada yang aku pikirkan.” Aku berbohong. “ Jangan bohong. Pasti kau dari tadi sedang memikirkan Key. Aku tidak salah kan ? Aku melihat juga sikap Key hari ini aneh. Jadi sering melamun sepertimu. Hayo, apa yang terjadi antara kau dengan Key kemarin ?” Jonghyun menyikut ku.
            “ Andwe. Tidak terjadi apa-apa antara aku dengan Key.”
            “ Bohong. Aku tau sifap Key dari dulu. Dia pasti bakal melamun kalau ada yang sedang iya pikirkan. ”
            “ Ani. Benar tidak terjadi apa-apa antara aku dan Key. Cuma..”
            “ Cuma ?”
            “ Ah, tidak jadi.”
            “ Ayo lah, katakan saja kepadaku. Aku tidak akan bilang kepada siapapun.”
            “ Janji kau tidak akan mengatakannya kepada siapapun ? ”
            “ Janji.” Lalu aku membisikkan sesuatu kepada Jonghyun. Setelah aku selesai membisikkannya, Jonghyun memasang wajah kaget. “ Kau serius Hyemin ? Kau tidak berbohong kan ? ” Jonghyun sepertinya tidak percaya. “ Untuk apa aku berbohong ? ” Aku berbalik tanya. Lalu tiba-tiba Jonghyun beranjak dari tempatnya. “ Aku ingin pergi dulu.”
            “ Oke.” Jawabku. ‘Aneh, kok sikap Jonghyun jadi seperti itu ?’

=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>

AUTHOR POV

            Jonghyun pun pergi meninggalkan Hyemin. “ Astaga, sepertinya sesuatu yang rumit akan segera datang ke Dorm ini.” Ucap Jonghyun.

          -Flash Back-

            Sebelum Key dan Hyemin pulang dari berbelanja, para anggota SHINee yang lain sedang melakukan aktivitasnya. Setelah menonton Tv, Jonghyun beranjak tidur. Saat menuju kamar tidurnya Pintu kamar tidurnya tidak tertutup. Ada sedikit celah yang terbuka. Saat Jonghyun ingin membukanya, dilihatnya Onew sedang menatap sesuatu yang ia pegang. Melihat Jonghyun masuk, Onew langsung menyembunyikan benda itu. “ Kau sudah mau tidur ?” Kata Onew. “ Ne. Annyeong Hyong.” Ucap Jonghyun seraya menaiki kasurnya. “ Annyeong.” Jawab Onew. Tanpa Onew sadari, Jonghyun sedang melihatnya menaruh benda tersebut kedalam kotak kado. Lalu Onew pun pergi tidur.
            Setelah merasa Onew sudah tertidur lelap, Jonghyun turun dari kasurnya dan pergi melihat apa isi dari kotak kado tersebut. Dilihatnya ada sebuah Gelang kecil dengan inisial ‘H’. “ Sepertinya ini gelang yang selalu Hyemin cari-cari.” Lalu setelah itu ada beberapa note kecil didekatnya. Jonghyun membacanya satu per satu. Note pertama ‘ Hyemin-na..’, lalu note kedua ‘ ternyata benar nama lengkapnya OH HYEMIN. Awalnya aku terkejut mendengar namanya. tapi ternyata benar. Dia Hyemin.. ‘, kemudian note ketiga ‘ Apakah dia masih mengingatnya ? Tapi sepertinya tidak. ‘. Note Keempat ‘ Apakah aku begitu jahat kepadanya ? ’. Jonghyun membuka note Kelima ‘ Sepertinya dongsaengku menyukainya.’
            Dan kemudian note terakhirnya, ‘ Sepertinya aku sudah...’ Sebelum jonghyun selesai membacanya, Onew terbangun. “ Apa yang kau lakukan ? ” Tanya Onew curiga. “ Aa,aa, itu..” Jonghyun tidak bisa berkata apa-apa. Dia takut Onew marah. Sebab kalau Onew marah, itu akan sangat menyeramkan. Tapi ternyata tidak terjadi apa-apa. Onew hanya terbangun dan menyentuh pundak Jonghyun. “ Sebaiknya kau tidur.” Katanya. “ Ne.” Kemudian Jonghyun berdiri dan segera menuju kekasurnya lagi. “ Jonghyun..” Panggil Onew. “ Mwo ?”
            “ Tolong jangan katakana kepada siapapun soal ini. Teutama kepada Key. Arrasseo ?”
            Jonghyun mengangguk. “ Ne. Arrasseo.”
            “ Kalau begitu silahkan kembali tidur.”
            “ Ne. Annyeong.”
            “ Annyeong.”

-Flash back End-

HYEMIN POV

            -3,5 bulan kemudian-
            Pukul 10 pagi, Aku dan para anggota SHINee sedang bersiap-siap untuk mengadiri sebuah acara. Semuanya sudah siap kecuali Onew. Dia masih saja berada dikamarnya. Aku kemudian menyusulnya.
            ‘TOK-TOK-TOK’
            Aku menegetuk kamar Onew. Kemudian pintu itu dibuka. Dilihatnya Onew sudah berpakaian. Tetapi ada yang aneh dengan dirinya. “ Onew-ssi, apakah kau sedang sakit ?” Tanyaku. Dia tidak menjawab. “Onew-ssi..” Kataku lagi. “ MWO ? kau tidak usah memerhatikanku Aku bisa mengurus diriku sendiri. ” Onew dengan sengaja menabrakku. Aku merasa kesakitan. Bukan sakit karena dia menabrakku tapi sakit yang sangat...
            ‘ BRUKK’
            Ada bunyi seperti benda terjatuh. Aku langsung mencari asal bunyi itu. Ternyata Onew-ssi jatuh pingsan. “ Onew-ssi, Onew-ssi.. ” Aku menepuk-nepuk pipi Onew tetapi tidak ada respon sedikit pun. “ Hyemin-na, apa yang terjadi ?” Tiba-tiba Key, jonghyun, taemin dan minho pun datang. “ Aku tidak tahu. Tiba-tiba saja Onew-ssi jatuh pingsan. Tolong kalian angkat ke kamarku saja.” Mereka langsung mengangkat Onew dan membawanya kekamarku. Aku langsung memanggil Dokter.
            Dokter pun datang dan ia segera memeriksa keadaan Onew. “ Bagaimana keadaannya dok ? ” Kataku setelah beliau selesai memeriksa Onew. “ Gwenchana. Hanya kelelahan saja. Dia sedikit demam. Ini ada obat yang harus dia minum setiap pagi dan sore.  ” Kata dokter itu sembari memberikan obatnya kepadaku. “ Gomawo dokter.” Kata Key        “ Kalau begitu saya pergi dulu.” Dokter itu pun beranjak pergi.      
            “ Mari saya antarkan.” Ucap Minho.
            Aku memandang wajah Onew. Terlihat sangat pucat dan terlihat lelah. ‘ Maaf karena aku tidak memerhatikanmu lebih, Onew-ssi.’ Batinku. “ Kalian pergi saja. Ini sudah terlambat Aku yang akan menjaga Onew-ssi. ” Ucapku. “ Tapi, apa kau tidak apa-apa sendirian ?” Tanya jonghyun. “ Gwenchana. Aku bisa kok.” aku meyakinkan mereka semua. “ Baiklah kalau begitu. Kami pergi dulu.” Ucap Key. Aku pun mengantar kepergian mereka. Setelah itu, aku langsung menuju dapur dan mengambil air untuk kompresan. “ Onew-ssi, pokoknya kau harus sembuh.” Ucapku.

=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>

AUTHOR POV

            Pukul 12 malam, Hyemin masih saja terus mengganti kompresan yang ada di kening Onew. “ Onew-ssi, kau harus sembuh ya. Nanti tidak ada lagi yang selalu memarahiku. entah mengapa hanya dengan kebiasaanmu bangun tidur hanya dengan teriakanku sudah membuatku sangat senang. Aku tidak tahu kenapa kau begitu dingin kepadaku. Aku tidak tahu apa kesalahanku. Kalau aku punya suatu kesalahan tolong maafkan aku ya. Jeongmal mianhae..” Hyemin pun tertidur disisi ranjang.


=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>

 ONEW POV

             “ Onew-ssi, kau harus sembuh ya. Nanti tidak ada lagi yang selalu memarahiku. entah mengapa hanya dengan kebiasaanmu bangun tidur hanya dengan teriakanku sudah membuatku sangat senang. Aku tidak tahu kenapa kau begitu dingin kepadaku. Aku tidak tahu apa kesalahanku. Kalau aku punya suatu kesalahan tolong maafkan aku ya. Jeongmal mianhae..” Ketika ucapan itu berhenti, aku segera membuka mataku. Kulihat Hyemin tertidur disisi ranjang. Tertidur dengan pulas. Aku tidak tega membangunkannya.
            ‘ Lucu sekali saat dia tertidur. ’ Aku menyentuh pipinya yang memerah. “ Mianhae Hyemin. Aku sangat jahat kepadamu. Tapi apakah kau sedikitpun tidak mengingatku ? Aku sangat merindukanmu. ” Akupun mencium kening Hyemin. Namun tanpa disadarinya, seseorang telah melihat kejadian itu dicelah pintu.

            -Flash Back-

             5,5 bulan yang lalu...

            Karena tidak ada jadwal manggung seharian, aku berjalan-jalan mengitari kota Seoul. Ketika kau sedang melihat-lihat ada seseorang yang menabrakku.
            ‘BUGH’
            Seorang yeoja dengan rambut panjang menjutai menabrakku.“ Mianhae. Jeongmal mianhae songsaengnim.” yeoja itu menundukkan kepala dan melihat kearahku. Aku memperhatikannya. Sepertinya aku sangat mengenalinya.  “ Mianhae. jeongmal mianhae.”  Yeoja itu memohon maaf sekali lagi dan kemudian pergi . Saat aku ingin pergi lagi, aku menyadari ada sesuatu yang bersinar dibawah kakiku. Aku memungutnya. Ternyata sebuah gelang dengan inisial ‘H’. “ Apa ini punya yeoja itu ? ” lalu aku mengamati gelang itu. gelang itu terlihat tidak asing juga dimataku. Dimana aku pernah melihatnya ya ?

            5 Bulan yang lalu...

            Hari ini ada pengenalan manajer baru yang akan menggantikan Manajer Lee untuk sementara waktu. “ Annyeong haseyo. Oh Hyemin imnida.” Yeoja itu memperkenalkan diri kepada para member “SHINee”. ‘ Hyemin ?’ Batinku. Lalu aku melihat sekilas wajahnya. Dia adalah yeoja yang menabrakku. yeoja yang mempunyai gelang dengan inisial ‘H’. Kalau aku tidak salah mendengar, namanya Oh Hyemin. Apa benar dia Hyemin yang itu ? Sikapku harus seperti apa didepannya ?

            3 Bulan Yang lalu...

            Sebenarnya aku tidak sengaja menjatuhkan bibimbap yang ia bawakan. Tetapi entah mengapa aku pun selalu memasang wajah dingin dihadapannya. Aku sendiri juga bingung. Untung saja ketika itu aku segera menyadari keberadaan Key. Kalau tidak, ia akan tahu kalau gelang yang dicari Hyemin selama ini ada ditanganku.
           


            Key mengajak Hyemin berjalan-jalan. Aku hanya bisa melihat keakraban mereka dari jauh. Andai saja sikapku tidak seperti ini padanya. Mungkin akulah yang sekarang ada diposisi Key. Apa mungkin aku... Sudah Terlambat ?
           Aku memeregoki Jonghyun melihat note - note ku. Apa dia melihat note yang terakhir ? Yang isinya 'Apakah aku sudah.... Terlambat ? Tapi sayangnya aku sudah terlanjur menyukainya.' 

=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>=>

AUTHOR POV

            Pagi pun telah menjelang lagi. Hyemin terbangun dan menyadari dirinya sudah berada di ranjang nya sendiri. ‘ Dimana Onew-ssi ?’ Batin Hyemin. Dia langsung berlari keluar kamar dan dilihatnya Onew sedang berada di dapur. Dia sedang memakan sarapan paginya. “ Annyeong Onew-ssi.” Sapa Hyemin. “ Hmmm, annyeong.” Balas Onew.
            ‘ Mwo ? apa aku tidak salah dengar ? Onew-ssi membalas sapaanku ? ’ batin Hyemin bingung. Hyemin langsung memegang kening Onew. “ Onew-ssi, apakah kau tidak apa-apa ? Apa kau merasakan sesuatu yang tidak enak ? Kenapa kau aneh sekali hari ini. ” Tanya Hyemin. “ Ani. Waeyo ? Apa kau ingin sikapku kembali seperti semula ?” Tanya Onew. “ Andweeee,andwe,andweee. Lebih baik kau seperti ini terus.” Jawab Hyemin.
            “ Annyeoooooong..” Taemin tiba-tiba berteriak.
            “ Waeyo Taemin ? Sepertinya kau senang sekali hari ini ?” Tanya Hyemin sembari mengambil susu. “ Ani. Aku hanya senang akhirnya Hyong tidak marah-marah lagi ke noona. hahahaha.” Ucap Taemin sambil tertawa. “ Huuuh, kau ini...” Onew bangkit dari duduknya dan menjitak kepala Taemin.
            “ Adaww, sakit hyong.”
            “ Biarkan saja.”

****
           
            Waktu pun terus bergulir. Hyemin dan Onew semakin akrab saja. Yang dulunya mereka selalu berdiam diri, tetapi sekarang tidak. Key menyadari hal itu dan merasa bahwa sepertinya dia harus mundur. Dia mulai menjauhi Hyemin sedikit demi sedikit. Dan Hyemin menyadari keadaan itu. Hyemin merasa sangat aneh. Ada Key disampingnya membuatnya senang, tidak ada Key disampingnya membuatnya selalu kesepian. Hyemin bingung dengan keadaan ini. Dan tanpa mereka semua sadari, waktu kebersamaan mereka semua akan segera berakhir.

****

            Tak terasa ternyata sudah 6 bulan Hyemin menjadi manajer sementara SHINee. Dan ini hari terakhir Hyemin bersama-sama dengan para anggota SHINee. Besok dia akan pergi meneruskan Studinya ke Jerman. Onew mengajak Hyemin berjalan-jalan. Mereka mengelilingi kota Seoul yang sangat luas. Waktu pun tidak terasa sudah mendekati malam. Mereka sedang melihat matahari terbenam di dekat pesisir pantai.
            “ Hyemin-na...” Kata Onew memulai percakapan.
            “ Mwo ?”
            “ Ada yang ingin aku katakan kepadamu.”
            “ Katakan saja.”
            “ Hmmm, Saranghae.”
            “ Onew-ssi..”
            “ Kau tidak harus menjawabnya karena aku sudah tahu jawabanmu.” Hyemin menoleh kearah Onew. “ Kau menyayangi Key bukan ? ” Ucapnya lagi.
            “ Onew-ssi.. Aku...”
            “ Sssst.." Onew menempelkan telunjuknya di bibir Hyemin.
            " Kau tidak usah menjawabnya. Aku tahu kalau aku sudah terlambat.Coba dari dulu aku bersikap baik kepadamu. Mungkin sekarang yang kau sukai itu Aku. Coba ulurkan tanganmu.” Hyemin pun menurutinya. Tiba-tiba Onew menaruh sesuatu. Gelang dengan inisial ‘H‘. “ Onew-ssi, dimana kau menemukan ini ?” Tanya Hyemin. “Tidakkah kau ingat 6 bulan yang lalu kau pernah menabrak seseorang saat kau tengah berlari ? Ya, itu aku. Aku memungutnya setelah kau menabrakku.”
            “ Onew-ssi, gomapta.”
            “ Ne. Tapi aku ingin bertanya kepadamu, tidakkah kau pernah mengingatku ?”
            “ Ani. Kau bukannya Onew-ssi bukan ?”
            “ Aku memang Onew-ssi. Tapi itu namaku sebelum debut. Dan namaku sebelumnya adalah Lee Jinki. Kau tidak merasa pernah mengingat nama itu ?”
            “ Lee jinki,lee jinki... Aaaaaa, aku ingat sekarang. kau bukannya dulu tetanggaku ? teman mainku saat kecil ? ”
            “ hahaha.. Akhirnya kau ingat juga. ”
            “ Mianhae karena aku tidak mengingatmu Jinki."
            “  Gwenchana. kau tau, gelang itu akulah yang memberikannya. Sebelum kau pindah, aku menitipkan gelang itu kepadamu untuk diberikan kepadamu. Tapi kau selalu mengira itu gelang yang ibumu berikan.”
            " jeongmal ? Sekali mianhae jinki. Apa kau tau juga, sebenarnya dulu aku sangat menyukaimu. kau adalah namja favoritku."
           " Jeongmal ? tapi tolong jangan panggil aku dengan nama itu. "
          " Ya, Tapi setelah itu aku pindah rumah, perasaan itu hilang begitu saja. tapi Waeyo kau tidak mau dipanggil Jinki  ? nama itu kan bagus.”
            “ Ahh, pokonya jangan panggil aku dengan sebutan itu.. Arrasseo ?”
            “ Hmmm, Arrasseo seongsaengnim.”
            Dan mereka berdua pun tertawa bersama..

****

            Hari keberangkatan Hyemin pun telah tiba. Di bandara, mereka saling mengucapkan salam perpisahan.“ Selamat jalan Hyemin. Jangan lupa main-main lagi ke Dorm kami.” Kata Minho. “ Noona, jangan lupakan aku ya. Aku akan selalu mengingatmu.” Kata Taemin. “ Kau memang seorang manajer yeoja yang sangat tangguh. Aku suka itu.” Kata Jonghyun. “ Hyemin-na, maafkan sikapku yang dulu-dulu ya. Aku tahu aku sangat menyebalkan tapi mohon maafkan aku. Jeongmal mianhae.” Ucap sang LEADER Onew. tapi Hyemin tidak melihat Key. Dimana Dia ?
            “ Kalau begitu aku pergi dulu ya. Jaga diri kalian baik-baik. ” Ucap Hyemin. Namun sebelum dia memasuki ruang pemeriksaan barang, seseorang memanggilnya. “ Hyemin-na....” Hyemin menoleh dan didapati Key sedang berlari kearahnya. “ Hyemin-na..” Ucap Key sembari mengatur nafasnya perlahan. " Wae ? " Tanya Hyemin
            “ Aku hanya ingin bilang, jagalah diri baik-baik.."
            " Itu saja ?"
            " Hmmm, hanya sekali lagi aku mengatakannya. Saranghae. "
            “ nado Key. Sarangheyo. "
            “ MWO ? apa aku tidak salah dengar ? Bukannnya kau menyukai Onew-ssi ?”
            “ Itu dulu.”
            “ Jeongmal ?”
            “ Ne.” Tiba-tiba Key langsung memeluk Hyemin. Mereka pun berpelukan.Setelah itu, untuk yang kedua kalinya Key mencium bibir Hyemin dengan lembut.Kali ini lebih lama dibanding waktu yang kemarin.
            " Jagiya.. " Ucap Key
            " Mwo ?"
            " Saranghae Yeongwonhi. "
            " Katanya Kau hanya mengucapkannya sekali saja. "
            " hehehe.."
            " Nado Key. Saranghae . YOU'RE NAME ALWAYS IN MY HEART, My Namjachingu ku."
THE END

-Don't Be Silent Readers_ 

2 comments:

  1. slama ini aku cuma baca FF Yaoi shinee. ternyata versi Normalnya pun bagus juga.. Semangat!!

    ReplyDelete
  2. wuah.. pecinta Yaoi ??
    kayak temen ku dong.. (tpi aku ga) hhe

    ReplyDelete

Jangan lupa tulis nama kalian sebelum komentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

KAMSAHAMNIDA

Profile

My photo
Pangkalan Bun, Kalteng, Indonesia
Saya buat BLOG ini untuk berbagi dengan teman-teman penjelajah dunia maya.... WELCOME TO MY BLOG :)