Sunday, January 16, 2011

FF “You’re More Important Than Chickens” [ONESHOOT]

Author           : Dwi UgaiAshawol Mvp'onewhie
Title                : “You’re More Important Than Chickens”
Cast                : SHINee Lee Jin Ki (Onew) 
                          Song Hyo Su (Me/You reader)
Length           : Oneshoot 
Genre             : Romance, Comedy (sangtae) 
Inspired by   : Onew and his Chicken
NB                   : Lomba FF SHINee in My HearT……

=====================================================================

AUTHOR POV

“Chagiii,, Yeoboo,,  My Baby,, dimana kau??” pangil seseorang dari arah pintu depan rumahnya, suara itu tak asing lagi di telinga Hyo su.

“ahh…kau di sini rupanya chagiii,, apa yang sedang kau lakukan?” tanya Onew menghampiri istrinya yang sedang asyik memasak makan malam di dapur.

“yaaa…kau sudah pulang rupanya” tutur Hyo su yang masih fokus pada masakan yang ia buat.

“ne,, apa yang kau masak yeobo?” tanya Onew mulai mendekati Hyo su dan memperhatikan setiap bumbu-bumbu yang sedang ia siapkan.

“ayam goreng kesukaanmu chagii” jawab Hyo su singkat yang sibuk mondar-mandir mempersiapkan masakannya itu.

“ahhh…kau selalu tau apa yang ku inginkan, tak salah ku memilih kau menjadi istriku” ucap Onew sambil tersenyum gembira.

“ne…cepat kau ganti baju dan mandi chagii, badanmu sudah bau keringat” tutur Hyo su tersenyum kecil padanya sambil mencubit keras ke2 pipi chubbynya itu, Onew hanya mengiris kesakitan.

“ne…jangan coba-coba kau habiskan ayamku yeobo” Perlahan Onew melepas lengan Hyo su dari pipinya, menyentuh hidung mancung Hyo su dan mulai pergi kegirangan keluar dari dapur menuju kamar, Hyo su yang ditinggalkan olehnya pun hanya bisa tertawa geli melihat tingkah suaminya yang lucu itu. *Onewww Saranghae*

Beberapa menit kemudian …

“Yeobooo, makanan sudah siap, ayammu sudah lama menunggu” seru Hyo su dari arah meja makan.

“aku disiniiiiiiiiiiiiiiii ayammmm” ucap Onew yang tiba-tiba datang. Hyo su menarik kursi yang ada di meja makan dan mempersilahkan Onew untuk duduk, sedangkan Hyo su duduk bersebrangan dengan tempat Onew duduk.

Onew mulai merampas *?* setiap ayam goreng yang berada di atas meja dan mulai melahapnya cepat. Satu-persatu ayam goreng itu mulai berkurang dalam hitungan detik. Hyo su yang setiap saat melihat tingkah nampyonnya yang sudah hampir 3 bulan itu hanya bisa tersenyum geli melihatnya.

“kau suka?” tanya Hyo sup di sela-sela makan malamnya itu.

“ne… jeongmal mashitta” jawab Onew singkat dengan mulut yang penuh dengan makanan. Hyo su tersenyum kembali mendengarnya, yah…memang masakan ayamnya buatannya selalu berhasil membuat Onew tersenyum seketika.

“yeobo…aaaaa~” Onew menjulurkan sendok berisi makanannya itu pada Hyo su.

“ammmm~”

=====================================================================

Keesokan malamnya…

“hmm…hari ini aku memasak apa ya??” Hyo su sudah siap dengan celemek merah yang ia pakai namun ia masih binggung memikirkan menu ayam apa lagi yang harus dia sajikan untuk suaminya yang sebentar lagi pulang.

“apa kau benar-benar tak bosan memakan ayam chagii…ckckckc” gumam Hyo su sambil melipat kedua tangan di perutnya.

“lebih baik aku periksa persediaan bahan makanannya dulu” Hyo su mengobrak-ngabrik isi kulkas dan ia tak menemukan sepotong ayampun yang tersisa di dalam sana.

“ais…naega jeongmal paboya. Bisa-bisanya aku sampai lupa membeli persediaan makanan untuk hari ini” Hyo su memukul-mukul kepalanya sendiri dan melihat kearah jam dinding.

Jam 19.40 “masih ada waktu 20 menit, lebih baik aku membeli ayam di supermarket terdekat dulu sebelum Onew pulang” Hyo su membuka celemeknya, menuju keluar rumah, dan menyetop taksi yang baru saja lewat.

Hyo su telah sampai di supermarket, ia mondar mandir memilih setiap bumbu masakan yang ia perlukan, tak lupa juga membeli beberapa potong ayam untuk di jadikan menu utama masakannya. Selesailan ia membayar belanjaannya pada kasir, namun tiba-tiba saat hendak akan menyetop taksi yang akan lewat, perut Hyo su terasa sakit, sangat sakit, kepalanya pun pusing, tak sadar belanjaan yang ia bawa pun terjatuh, Hyo su tak sadarkan diri. Namun saat itu juga supir taksi yang tak sengaja melihat Hyo su pingsan, langsung membawanya ke klinik terdekat.

=====================================================================

Keesokan Harinya…

Hyo su telah berada tepat di depan rumahnya, semalaman ia menginap di klinik karena kejadian kemarin. Hyo su mulai masuk ke rumahnya, “tidak di kunci” batinnya. Sepertinya suaminya itu lupa mengunci pintu.

Hari ini usia pernikahan mereka genap menjadi 4 bulan. Namun bukan itu yang dipikirkannya saat ini, jantung Hyo su berdetak kencang, Hyo su berusaha mengumpulkan semua tenaga yang di milikinya saat ia memasuki rumah, berharap agar ia dapat menjawab setiap pertanyaan yang akan Onew ajukan nantinya karena Hyo su yang baru saja pulang. Meskipun ia juga mempunyai kabar baik untuk suaminya itu namun Hyo su tetap saja merasa takut kalau-kalau Onew akan sangat marah nantinya, ya Hyo su sangat mengetahui karakter suaminnya ini, yang sifatnya akan sangat menakutkan ketika ia sedang marah besar dan hanya sahabanya Key yang bisa meredakan amarahnya itu, namun sayang Key tidak tinggal bersama mereka.

Beruntung, saat Hyo su memasuki kamar, terlihat Onew yang masih tidur dan itu membuat Hyo su sedikit lebih lega sekarang. Hyo su tengah duduk di ranjang tempat Onew sedang berbaring, di tatapnya lekat-lekat wajah Onew. ‘Kyopta’ batin Hyo su sambil menyentuh lembut pipi bapau nampyonnya itu.

“Hari ini, hari pernikahan kita yang ke 4 bulan chagii, kau harus bangun cepat, aku punya hadiah untukmu” bisik Hyo su pada Onew yang masih terlarut dalam tidurnya dan tanpa terasa Hyo su pun akhirnya ikut terlelap di samping Onew.

Malamnya…

Hyo Su terbangun dari tidurnya, di arahkan matanya ke arah samping tempat tidurnya… tak ada Onew di sampingnya, di lirikan matanya kearah jam diding, sudah jam 10 malam, tidak terasa ia telah tidur seharian. Hyo su bangkit dari tidurnya, mencoba mengecek keadaan rumahnya selama ia tidur, sekaligus mencari keberadaan Onew suaminya tersebut.

“Chagiii~~” di panggilanya Onew berkali-kali sambil mengecek ke setiap ruangan yang ada di rumahnya , namun hasilnya nihil.

“kemana dia? Sudah malam bigini belum juga pulang” batin Hyo su khawatir. Hyo su mengambil handphonenya, menekan tombol call, mencoba menghubungi Onew…

Tuttttttttttt… tak ada jawaban. Kemudian Hyo su mencoba menghubungi setiap nomor orang-orang terdekat Onew, mulai dari teman kerjanya, teman Kuliahnya, teman SMA, teman SMP, teman SD bahkan teman TKnya *author udah ga waras >.<* namun tak ada satupun dari mereka yang mengetahui keberadaan Onew sekarang.

Hyo su yang kemudian kembali menuju kamarnya kini hanya bisa mondar-mandir memikirkan suaminya yang sampai saat ini belum juga kembali pulang kerumah tanpa kabar apapun.

“sudah jam 11” batin Hyo su yang tak bisa berhenti memikirkan Onew.

Beberapa menit kemudian…

Cklekkk… Suara pintu terbuka.

“itu dia” gumam Hyo su yang mengira bahwa orang yang membuka pintu depan itu adalah Onew. Hyo su yang sedari tadi duduk di ranjangnya kini berdiri dan berjalan menuju kearah sumber suara tersebut.

Ternyata benar saja yang membuka pintu tersebut adalah Onew, namun belum sempat Hyo su keluar dari kamarnya, ia terlanjur melihat kejadian yang membuat hatinya begitu teriris dan tak terasa air matanya pun kini mulai bersembunyi di sekitar kantung matanya. Bagaimana tidak, Onew, suaminya yang sangat ia cintai pulang dengan keadaan mabuk bersama seorang wanita yang membawa beberapa kotak makanan bermerek Mexicana di tangannya.

“haaaaa… apa yang kau lakukan dengan wanita itu?bisabisanya kau melakukan hal ini di hari spesial kita!!!” batinnya, air mata Hyo su pun kini mengalir begitu saja dipipinya.

Dari arah daun pintu kamarnya, Hyo su melihat dengan jelas wanita yang sejak tadi bersama suaminya itu, kini mulai melancarkan aksinya, ia menyuapi beberapa potong ayam ke arah mulut Onew dengan mesranya.

“Makan yang banyak baby…” rayu gadis murahan itu. Hyo su yang melihatnya pun hanya bisa tersungkur dan meronta-ronta di balik pintu kamarnya, hatinya begitu panas!!! Sakit!!! Terbakar!!! Teriris!!! Tercincang!!! Terpotong!!! Terbelah!!! Tergoreng !!! *cukup author*.

Sesekali saat ia melihat kearah suaminya yang tengah bermesraan itu, karena begitu kesalnya, ia langsung beranjak dari tempatnya dan mencopot semua poster ayam milik Onew yang terletak di setiap sudut tembok kamarnya itu, dari mulai ayam goreng, ayam bakar, ayam semur, sate ayam, ayam cincang, bahkan poster ayam betina yang sedang telanjang pun *?* #authornya benerbener ga waras dah #  ia copot dan ia robek semua sampai tak tersisa sedikitpun.

Akhirnya Hyo su memberanikan diri menghampiri namja yang telah menyakiti hatinya itu.

“YAA!!! Apa yang kau lakukan dengan suamiku!!!” Hyo su geram, menunjuk kearah yeoja yang tengah duduk di sebelah Onew.

“Dan kau!!! mengapa kau membawa yeoja lain ke rumah ini HAH?” kini giliran Hyo su yang geram pada Onew.

“bukan urusanmu!!! Kemarin malam mengapa kau tidak pulang tanpa ada kabar HAH?? Dan lagi kau tidak menyiapkan ayam goreng kesukaanku akhir-akhir ini!! kau tau, kau bukan istri yang baik!!” bentaknya pada Hyo su, Hyo semakin menangis mendengar setiap kata-kata tajam yang di keluarkan Onew untuknya. Meskipun Onew terlihat mabuk, namun ia sangat tau, suaminya itu tidak akan begitu saja mabuk hanya dengan beberapa botol minuman saja dan ia sangat yakin bahwa kata-kata yang di keluarkan Onew itu di ucapkannya secara sadar, batin Hyo su terasa sakit, ia begitu tersiksa.

“ii---ii-itu…” belum sempat Hyo su membela dirinya, kepalanya kini terasa pusing, semakin lama semakin pusing, perutnya pun mulai terasa sakit dan akhirnya Hyo su pun jatuh pingsan.

Onew yang sedari tadi hanya menatap Hyo su pun, membulatkan kedua matanya kaget, ia binggung apa yang terjadi pada istrinya itu. Ia mulai beranjak dari sofanya, memastikan keadaan Hyo su dan tak menghiraukan yeoja yang ada di sebelahnya, seakan-akan Onew merasa bersalah akan perbuatannya tadi itu.

“chagiii~chagii~~yeobooooooo~” rintih Onew sambil mengguncang-guncang tubuh Hyo su yang sudah terbaring lemah.

“chagi mianhae. Bertahanlah. Jeball!!” Onew menitikan air matanya, ia terlihat menyesal akan perbuatannya. Ia lalu mengusir yeoja yang sedang bersamanya tadi dan membawa Hyo su ke rumah sakit.

=====================================================================

Pagi harinya…

Onew segera membawa Hyo su pulang, ia begitu khawatir dengan keadaan Hyo su.

Onew membaringkan tubuh Hyo su ke tempat tidur, dari kemarin Hyo su belum sadarkan diri, Onew menatap lekat-lekat wajah istinya itu, di kecupnya kening Hyo su lembut, dan itu membuat Hyo su sedikit tersentak dan mulai membuka kedua matanya itu perlahan.

“Oneww~” panggil Hyo su lirih. Onew hanya tersenyum melihat istrinya itu.

“gwaenchana?”tanya Onew hatihati.

“ne…”

“Mianhae chagii, jeongmal mianhae” ucap Onew sambil memeluk istrinya itu.

“ne…gwenchana, jangan di ulangi lagi yaa chagii” ucap Hyo su menyubit pipi Onew pelan.

“ne…hmm,,chagii~” panggil Onew.

“ne??”

“mengapa kau tidak bilang kalau kau hamil?” tanya Onew, membuat Hyo su tersentak dan membulatkan matanya.

“kau sudah tau?Mianhae tadinya aku ingin memberitahu hal ini sebagai hadiah saat hari pernikahan kita yang ke 4 bulan kemarin. Bagaimana kau bisa tau chagii?” tanya Hyo su yang masih heran.

“kemarin saat kau pingsan, aku membawamu ke dokter, kata dokter kau hamil dan dokter menyuruhku menjaga kandungan mu agar tetap sehat chagii. Mianhae, aku benar-benar orang yang bodoh. SARANGHAE.  Selamat hari pernikahan kita yang ke 4 bulan chagii~” jelas Onew dan mengkisseu Hyo su.

“Ne gwaenchana…NADO SARANGHAE yeobo~” *kisseu*

=====================================================================

 
-END-

Ya meskipun ni FF singkat, padat dan tidak jelas tetep perlu Kritik dan sarannya ya chingudeul.

Gomawo~ Saranghae~ *hug raeder+poppo Onew*

No comments:

Post a Comment

Jangan lupa tulis nama kalian sebelum komentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

KAMSAHAMNIDA

Profile

My photo
Pangkalan Bun, Kalteng, Indonesia
Saya buat BLOG ini untuk berbagi dengan teman-teman penjelajah dunia maya.... WELCOME TO MY BLOG :)